JLPT N4MODE BACA

JLPT N4 - 2017年07月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 215 SOAL

文法形式の判断 (Bentuk Tata Bahasa)

( )に 何を 入れますか。1・2・3・4から いちばん いい ものを 一つ えらんで ください。
1
わたしの 父は 中国語も 英語( ) 話せます。
1.
を
2.
で
3.
も
4.
が
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 3 benar karena partikel も berpasangan dengan 中国語ちゅうごくごも (bahasa Mandarin pun) untuk membentuk pola sejajar Aも Bも (baik A maupun B).
Soal ini menguji pemahaman mengenai partikel penjajaran yang menyatakan penambahan setara. Dalam kalimat ini, pembicara ingin menyampaikan bahwa ayahnya bisa berbicara dalam dua bahasa, yaitu bahasa Mandarin dan bahasa Inggris. Bagian pertama sudah menggunakan partikel 助詞じょし (partikel) も pada 中国語ちゅうごくごも (bahasa Mandarin juga). Untuk melengkapi pola sejajar Aも Bも (baik A maupun B), kata benda kedua yaitu 英語えいご (bahasa Inggris) juga harus diikuti oleh partikel も.

Terjemahan: Ayah saya bisa berbicara baik bahasa Mandarin maupun bahasa Inggris.

  • 1を (partikel penanda objek langsung) biasa dipakai sebagai penanda objek kata kerja transitif, tetapi kata kerja yang digunakan adalah bentuk potensial 話はなせます (bisa berbicara) yang biasanya memerlukan が, dan yang lebih utama, di depan sudah ada 中国語ちゅうごくごも sehingga membutuhkan bentuk sejajar も.
  • 2で (dengan/menggunakan) sering dipakai untuk menunjukkan sarana bahasa seperti 英語えいごで話はなす (berbicara dengan bahasa Inggris), namun dalam kalimat ini bahasa adalah kemampuan yang dikuasai, bukan media tutur, serta tidak cocok berpasangan dengan 中国語ちゅうごくごも di depan.
  • 3も (juga/pun) tepat untuk membentuk pasangan 中国語ちゅうごくごも 英語えいごも (baik bahasa Mandarin maupun bahasa Inggris) yang menegaskan kemampuan berbicara kedua bahasa tersebut.
  • 4が (partikel penanda subjek atau objek kemampuan) memang biasa menandai objek pada kata kerja bentuk potensial 話はなせる, sehingga sangat menggoda bagi pembelajar, namun kehadiran 中国語ちゅうごくごも pada klausa sebelumnya menuntut keselarasan struktur dengan memakai も kembali.

Poin:~も ~も可能形かのうけい

2
これは わたしが 米( ) 作った パンです。
1.
に
2.
の
3.
や
4.
で
PENJELASAN SOAL:
Partikel で tepat karena berfungsi untuk menunjukkan bahan baku (材料ざいりょう) yang digunakan dalam membuat sesuatu.
Soal ini menguji pemahaman penggunaan partikel untuk menyatakan bahan atau materi pembuatan suatu benda. Dalam bahasa Jepang, pola [bahan] + で + 作つくる (membuat dari [bahan]) digunakan untuk menyatakan bahan yang dipakai dalam proses pembuatan. Pada kalimat ini, pembicara menjelaskan bahwa roti (パン) tersebut dibuat dengan bahan dasar beras (米こめ). Oleh karena itu, partikel yang tepat untuk mengisi tanda kurung adalah で.

Terjemahan: Ini adalah roti yang saya buat dari beras.

  • 1に (pada / di / kepada) biasanya menandai tujuan, waktu, atau target tindakan, sehingga tidak bisa digunakan untuk menandai bahan baku pembuatan suatu barang.
  • 2の (partikel penjelas / kepemilikan) memang bisa menggantikan 助詞じょし が dalam anak kalimat, namun di sini 米こめ bukanlah pelaku yang membuat roti, melainkan bahannya, sehingga kalimatnya menjadi tidak masuk akal.
  • 3や (dan) adalah partikel penyejajar untuk menyebutkan beberapa kata benda secara tidak lengkap, bukan untuk menghubungkan bahan dengan kata kerja.
  • 4で (dari / dengan) berfungsi untuk menunjukkan bahan, alat, atau sarana yang dipakai untuk membuat roti tersebut.

Poin:材料ざいりょうの「で」助詞じょし「で」

3
男の子の 顔は 父親より 母親( ) にると いう 話を 聞いた。
1.
に
2.
へ
3.
も
4.
を
PENJELASAN SOAL:
Soal ini menguji pengetahuan pasangan partikel untuk kata kerja 似にる (mirip), yang selalu menggunakan partikel に untuk menandai sosok yang dimiripi.
Soal ini menanyakan partikel yang tepat untuk mengisi rumpang sebelum kata kerja 似にる (pada soal ditulis dengan hiragana にる). Dalam tata bahasa Jepang, ketika menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu mirip dengan pihak lain, polanya adalah 名詞めいし (kata benda) + に + 似にる. Pada kalimat ini, subjeknya adalah 男おとこの子この 顔かお (wajah anak laki-laki), dan pihak yang dimiripi adalah 母親ははおや (ibu). Bagian 父親ちちおやより (daripada ayah) adalah pembanding. Oleh karena itu, partikel yang wajib mendampingi 母親ははおや di depan にる adalah partikel に.

Terjemahan: Saya mendengar kabar bahwa wajah anak laki-laki lebih mirip dengan ibunya daripada ayahnya.

  • 1に (kepada/pada), merupakan partikel yang tepat karena berpasangan baku dengan kata kerja 似にる untuk menunjukkan pihak atau objek yang menjadi rujukan kemiripan.
  • 2へ (ke/menuju), partikel ini digunakan untuk menunjukkan arah pergerakan dan tidak dapat berpasangan dengan kata kerja kondisi seperti 似にる.
  • 3も (juga), menggoda karena pembelajar mungkin berpikir artinya anak laki-laki juga mirip ibu, tetapi kehadiran 父親ちちおやより sudah membentuk struktur perbandingan, sehingga partikel inti untuk 似にる tetap dibutuhkan dan tidak bisa digantikan oleh も dalam konteks ini.
  • 4を (menandai objek langsung), sering mengecoh penutur bahasa Indonesia karena dipikirkan mirip ibu sebagai objek langsung, padahal 似にる adalah kata kerja yang memerlukan partikel に, bukan を.

Poin:に似にる

4
妹は おしゃべりだ。静かなのは、食事の とき( ) だ。
1.
しか
2.
だけ
3.
は
4.
の
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 2 benar karena partikel だけ berarti "hanya" dan dapat berpasangan dengan bentuk predikat positif seperti だ, sedangkan kalimat tersebut menjelaskan bahwa adik perempuan hanya diam saat waktu makan.
Soal ini menguji pemahaman penggunaan partikel pembatas yang tepat untuk melengkapi predikat positif. Kalimat pertama menyatakan bahwa 妹いもうと (adik perempuan) adalah orang yang おしゃべり (cerewet/banyak bicara). Kalimat berikutnya ingin menegaskan bahwa waktu adik bersikap 静しずか (tenang/diam) hanyalah pada saat 食事しょくじ (makan). Partikel pembatas yang dapat langsung diikuti oleh kopula だ (adalah) dalam bentuk kalimat positif adalah だけ (hanya). Partikel lain seperti しか tidak bisa digunakan karena wajib berpasangan dengan predikat berbentuk negatif.

Terjemahan: Adik perempuan saya banyak bicara. Waktu dia tenang hanya saat makan.

  • 1しか (hanya) sering mengecoh karena artinya mirip dengan だけ, tetapi しか memiliki aturan tata bahasa yang kaku yaitu wajib berpasangan dengan predikat negatif di akhir kalimat (しか~ない). Kalimat di soal diakhiri dengan bentuk positif だ, sehingga penggunaan しか salah.
  • 2だけ (hanya) menyatakan pembatasan dan dapat digunakan dengan predikat positif seperti だ. Pola 食事しょくじの ときだけ だ secara tepat dan alami mengungkapkan bahwa satu-satunya saat dia diam hanyalah ketika makan.
  • 3は (partikel penanda topik) sering digunakan dalam kalimat sehari-hari untuk memberikan penekanan atau kontras, tetapi menyambungkan は langsung sebelum kopula だ dalam bentuk ときは だ tidak alami secara tata bahasa pada posisi penutup predikat ini.
  • 4の (partikel penjelas/kepemilikan) menggoda karena sering berfungsi sebagai nominalisasi, tetapi kata とき (saat/waktu) sudah merupakan kata benda, sehingga penambahan の sebelum だ menjadi mubazir dan janggal (食事しょくじの ときの だ).

Poin:だけしか~ない

5
A「誕生日に 田中さんから 何を もらったんですか。」 B「田中さん( ) 腕時計を もらいました。」
1.
からが
2.
からに
3.
からで
4.
からは
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 4 benar karena partikel 格助詞かくじょし (partikel kasus) から dapat digabung dengan partikel topik は menjadi からは untuk mengangkat sumber penerimaan tersebut sebagai topik kalimat atau memberikan penegasan.
Soal ini menguji pemahaman tentang penggabungan dua partikel, khususnya partikel penanda asal atau sumber から (dari) dengan partikel penanda topik は (adapun/kalau). Pada percakapan ini, pembicara A menanyakan barang apa yang diterima pembicara B dari 田中たなか (田中たなかさん). Saat menjawab, pembicara B menanggapi dengan menjadikan pihak 田中たなか sebagai topik yang dibicarakan, sehingga partikel から dan は bergabung menjadi からは. Partikel kasus lain seperti が, に, dan で tidak dapat disambung langsung di belakang から dalam pola kalimat semacam ini.

Terjemahan: Kalau dari Saudara Tanaka, saya menerima jam tangan.

  • 1からが (dari yang) menggoda karena pembelajar mungkin mengira subjek kalimat membutuhkan partikel が, padahal dua partikel kasus penanda relasi gramatikal dasar ini tidak bisa digabungkan secara bertumpuk semacam ini.
  • 2からに (dari kepada/pada) menggoda karena に sering dipakai bersama kata kerja もらう (menerima), namun partikel から dan に sama-sama partikel kasus sehingga tidak digabungkan berdampingan menjadi からに untuk menandai pemberi.
  • 3からで (dari dengan/di) menggoda karena partikel で sangat umum, tetapi susunan からで bukan bentuk penggabungan partikel yang benar untuk menandai asal penerimaan hadiah.
  • 4からは (kalau dari) tepat karena partikel topik は dapat menempel setelah partikel kasus から untuk menegaskan bahwa dari pihak itulah benda tersebut diterima.

Poin:からは助詞の重なり

6
(会社で) A「すみません、山田さんは どこですか。」 B「山田さんは 会議中ですが、会議は 11時半( ) 終わると 思いますよ。」
1.
までは
2.
までには
3.
までも
4.
までにも
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena kata kerja 終おわる (selesai) menyatakan sebuah titik kejadian (瞬間しゅんかん動詞どうし / kata kerja sesaat), sehingga memerlukan partikel penunjuk batas waktu (期限きげん) yaitu までに (paling lambat/sebelum), yang di sini dilekati partikel は menjadi までには.
Soal ini menguji pemahaman perbedaan antara partikel まで (sampai) dan までに (paling lambat sebelum/sampai batas), serta penambahan partikel penegas は.
Partikel まで digunakan untuk tindakan yang berlangsung terus-menerus (継続けいぞく) hingga suatu titik waktu, misalnya pada kata kerja 待まつ (menunggu) atau 勉強べんきょうする (belajar). Sebaliknya, までに digunakan untuk tindakan atau peristiwa yang hanya terjadi satu kali atau harus diselesaikan sebelum batas waktu tertentu (期限きげん).
Karena predikat dalam kalimat adalah 終おわる (selesai), peristiwa selesainya rapat bukanlah tindakan berkesinambungan melainkan titik selesainya waktu, sehingga membutuhkan pola までに. Penambahan partikel は menjadi までには (paling lambat menjelang) mempertegas batas waktu tersebut dengan nuansa perkiraan bahwa setidaknya sebelum pukul 11.30 rapat sudah akan selesai.

Terjemahan: Rapatnya sedang berlangsung, tapi saya rasa rapat akan selesai paling lambat pukul 11.30 lho.

  • 1までは (sampai). Pilihan ini menggoda karena pembelajar sering tertukar antara まで dan までに. Namun まで hanya berpasangan dengan kata kerja yang menyatakan proses berkelanjutan hingga titik waktu tersebut, bukan kata kerja titik waktu seperti 終おわる.
  • 2までには (paling lambat sebelum). Bentuk ini tepat karena menggabungkan までに yang menunjukkan batas akhir terlaksananya suatu tindakan sesaat (終おわる) dengan partikel penegas は.
  • 3までも (sampai-sampai / bahkan sampai). Pola ini digunakan untuk menyatakan tingkat ekstrem (bahkan sampai batas tertentu) atau kelanjutan berlebihan, bukan batas akhir penyelesaian suatu agenda.
  • 4までにも (sampai pun). Kombinasi partikel ini tidak lazim digunakan untuk menyatakan tenggat waktu perkiraan selesainya suatu kegiatan dalam konteks kalimat ini.

Poin:までまでにまでには

7
学生「先生、この 言葉は ( ) 意味ですか。」 先生「『やさしい』と いう 意味です。」
1.
どうやって
2.
どのぐらい
3.
どういう
4.
どう
PENJELASAN SOAL:
Ungkapan baku untuk menanyakan arti atau definisi suatu kata adalah どういう 意味いみですか (apa artinya), sehingga pilihan 3 adalah jawaban yang tepat.
Soal ini menguji pemahaman tentang kata tanya yang digunakan untuk menerangkan kata benda secara langsung. Dalam percakapan, siswa menanyakan arti dari sebuah kata kepada guru, dan guru menjawab dengan menyebutkan maknanya yaitu 易やさしい (mudah/ramah). Untuk menanyakan arti atau maksud, bahasa Jepang memiliki ungkapan baku yaitu どういう 意味いみですか (apa artinya / apa maksudnya). Kata どういう berfungsi sebagai kata yang menerangkan kata benda 意味いみ (arti), yang menanyakan jenis arti atau maksud seperti apa yang dimiliki oleh kata tersebut. Pilihan lain tidak dapat langsung memodifikasi kata benda 意味いみ dengan makna yang tepat.

Terjemahan: Siswa: "Guru, kata ini apa artinya?" Guru: "Artinya 'mudah/ramah'."

  • 1どうやって (bagaimana caranya) digunakan untuk menanyakan metode atau cara melakukan suatu perbuatan, bukan untuk menerangkan kata benda atau menanyakan definisi. Pilihan ini menggoda karena diawali kata tanya どう, tetapi penggunaannya khusus untuk cara kerja atau langkah-langkah.
  • 2どのぐらい (seberapa banyak/lama) digunakan untuk menanyakan kuantitas, tingkatan, frekuensi, atau durasi waktu, sehingga tidak cocok dipakai di depan 意味いみ untuk menanyakan arti kata.
  • 3どういう (yang bagaimana/apa) adalah bentuk penentu kata benda yang tepat untuk menanyakan jenis, isi, atau penjelasan dari suatu hal. Pola どういう 意味いみですか merupakan ungkapan standar untuk menanyakan arti kata.
  • 4どう (bagaimana) adalah kata keterangan yang biasanya langsung diikuti predikat seperti どう 思おもいますか (bagaimana menurutmu) atau どうですか (bagaimana). Kata ini tidak bisa langsung menerangkan kata benda 意味いみ tanpa partikel tambahan, sehingga sering mengecoh pembelajar yang mengira どう bisa langsung ditempelkan pada kata benda.

Poin:どういう意味いみ

8
チャン「古川さん、この じゅぎょうの レポート、終わりましたか。」 古川「はい、一週間 かかりましたが、きのうの 夜、( ) 終わりました。」
1.
やっと
2.
ずっと
3.
もっと
4.
きっと
PENJELASAN SOAL:
Soal ini menguji pemahaman penggunaan 副詞ふくし (kata keterangan) yang tepat untuk menyatakan suatu hal yang akhirnya terlaksana setelah memerlukan waktu atau usaha. Pilihan yang tepat adalah やっと (akhirnya).
Soal ini menanyakan kata keterangan yang tepat untuk melengkapi kalimat ucapan 古川ふるかわ. Pada percakapan tersebut, チャン (Chan) bertanya apakah laporan kuliah sudah selesai: 古川ふるかわさん、この じゅぎょうの レポート、終おわりましたか (Saudara Furukawa, apakah laporan kuliah ini sudah selesai?). 古川ふるかわ menjawab bahwa ia memerlukan waktu satu minggu (一週間いっしゅうかん かかりましたが), tetapi kemarin malam laporannya selesai: きのうの 夜よる、やっと 終おわりました. Kata やっと dipakai saat menyatakan suatu keadaan atau hasil yang diharapkan akhirnya terwujud setelah melalui masa penantian panjang, hambatan, atau proses yang memakan waktu lama. Oleh karena itu, kata ini sangat selaras dengan konteks laporan yang membutuhkan waktu pengerjaan satu minggu.

Terjemahan: Ya, memakan waktu satu minggu, tetapi kemarin malam akhirnya selesai.

  • 1やっと (akhirnya). Pilihan ini tepat karena menyatakan bahwa suatu pekerjaan berhasil diselesaikan setelah menghabiskan banyak waktu atau tenaga, sesuai keterangan bahwa pembuatannya memakan waktu satu minggu.
  • 2ずっと (terus-menerus). Kata ini mengecoh karena berhubungan dengan waktu, tetapi fungsinya untuk menyatakan suatu kondisi yang berlangsung tanpa jeda atau menunjukkan perbedaan yang jauh pada perbandingan, bukan untuk menandai selesainya suatu proses.
  • 3もっと (lebih). Kata ini mengecoh karena biasa dipakai untuk peningkatan intensitas, padahal fungsinya adalah menambah tingkatan atau kuantitas, bukan menandai penyelesaian suatu aktivitas.
  • 4きっと (pasti). Kata ini mengecoh karena menunjukkan derajat kepastian, namun hanya dipakai untuk dugaan atau harapan kuat pembicara terhadap hal yang belum pasti atau belum terjadi, bukan untuk menyatakan peristiwa masa lalu yang sudah selesai dikerjakan seperti 終おわりました.

Poin:副詞ふくしやっと

9
A「あした いっしょに ドライブに 行きませんか。」 B「( )、ごめんなさい、あしたは アルバイトが あるんです。」
1.
行きたいから
2.
行きたいけれど
3.
行きたいし
4.
行きたくて
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 2 benar karena partikel けれど (tetapi) digunakan untuk menyatakan pertentangan secara halus, yaitu mengungkapkan keinginan untuk ikut tetapi terpaksa menolak ajakan karena ada urusan lain.
Soal ini menguji pemahaman mengenai kata sambung yang tepat untuk menolak ajakan secara santun. Pada percakapan, pembicara A mengajak pergi berkendara dengan kalimat あした いっしょに ドライブに 行いきませんか (besok maukah pergi berkendara bersama?). Pembicara B bermaksud menolak ajakan tersebut karena ada pekerjaan paruh waktu, sebagaimana dinyatakan dalam kalimat あしたは アルバイトが あるんです (besok ada kerja paruh waktu). Dalam etika berbahasa Jepang, menolak ajakan biasanya diawali dengan menunjukkan rasa ingin ikut terlebih dahulu, lalu dihubungkan dengan partikel pertentangan agar terdengar lebih sopan dan tidak melukai perasaan lawan bicara. Pola 行いきたいけれど (ingin pergi sih, tetapi) adalah ungkapan yang lazim digunakan sebelum meminta maaf dan menyampaikan alasan ketidakhadiran.

Terjemahan: A: Besok maukah pergi berkendara bersama? B: Ingin pergi sih, tetapi maaf, besok saya ada kerja paruh waktu.

  • 1行いきたいから (karena ingin pergi) menyatakan sebab atau alasan. Pilihan ini tampak menggoda karena menggunakan bentuk keinginan, tetapi tidak tepat karena alasan ingin pergi kontradiktif jika langsung diikuti dengan permohonan maaf dan penolakan.
  • 2行いきたいけれど (ingin pergi sih, tetapi) menggunakan partikel けれど untuk menyatakan pertentangan secara halus. Bentuk ini sangat tepat untuk menyampaikan penolakan ajakan secara sopan.
  • 3行いきたいし (lagipula ingin pergi) menggunakan partikel し (lagipula) yang berfungsi menghubungkan beberapa alasan searah. Pilihan ini menggoda bagi yang mengira し sekadar kata sambung biasa, padahal fungsinya tidak cocok untuk menyambung keinginan dengan pembatalan.
  • 4行いきたくて (ingin pergi lalu / ingin pergi sehingga) menggunakan bentuk sambung ~て (lalu / karena). Pilihan ini mengecoh pembelajar yang terbiasa memakai bentuk sambung untuk menghubungkan kalimat, padahal maknanya menjadi tidak logis karena seolah-olah permohonan maaf timbul akibat rasa ingin pergi.

Poin:~たいけれどpenolakan ajakan secara halus

10
子ども「ねえ、ゲームを しても いい?」 母親「しゅくだいを ( ) あとでね。」
1.
していた
2.
している
3.
する
4.
した
PENJELASAN SOAL:
Pola tata bahasa untuk menyatakan urutan setelah melakukan suatu kegiatan menggunakan kata kerja bentuk 過去形かこけい (bentuk lampau) atau bentuk た sebelum kata 後あとで (setelah), sehingga bentuk した adalah jawaban yang tepat.
Soal ini menguji pemahaman tentang konjugasi kata kerja yang tepat sebelum kata 後あとで. Dalam bahasa Jepang, pola kalimat untuk menyatakan bahwa suatu tindakan dilakukan setelah tindakan lain selesai adalah 動詞どうし (kata kerja) bentuk た + 後あとで. Pada percakapan ini, sang anak bertanya 子こども「ねえ、ゲームを しても いい?」 (Anak: "Hei, bolehkah aku main gim?") dan sang ibu menjawab bahwa anak tersebut baru boleh bermain setelah menyelesaikan PR-nya. Karena tindakan mengerjakan PR harus selesai terlebih dahulu sebelum bermain gim, kata kerja yang digunakan harus dalam bentuk lampau biasa, yaitu した.

Terjemahan: Anak: "Hei, bolehkah aku main gim?" Ibu: "Setelah mengerjakan PR, ya."

  • 1していた (sedang melakukan [lampau]) menyatakan suatu keadaan atau tindakan yang sedang berlangsung di masa lampau (進行形しんこうけい / bentuk sedang berlangsung), bukan bentuk penyelesaian tindakan tunggal yang dibutuhkan sebelum 後あとで.
  • 2している (sedang melakukan) menyatakan tindakan yang sedang berjalan saat ini, sehingga tidak dapat digabungkan dengan 後あとで untuk menyatakan urutan kejadian.
  • 3する (melakukan [bentuk kamus]) sering mengecoh pelajar karena disamakan dengan pola 前まえに (sebelum) yang memang menggunakan 辞書形じしょけい (bentuk kamus). Namun, untuk 後あとで, kata kerja yang mendahuluinya wajib berkonjugasi ke bentuk lampau, bukan bentuk kamus.
  • 4した (melakukan [bentuk lampau]) adalah bentuk た dari kata kerja する. Bentuk ini tepat karena mengikuti aturan pola 動詞どうした形けい + 後あとで untuk menyatakan bahwa suatu perbuatan baru boleh dilakukan setelah perbuatan lainnya rampung.

Poin:動詞どうした形けい + 後あとで

11
この すいかは ( ) すぎて、れいぞうこに 入らない。
1.
大き
2.
大きい
3.
大きく
4.
大きくて
PENJELASAN SOAL:
Pola tata bahasa ~すぎる (terlalu/berlebihan) ketika digabungkan dengan kata sifat-i mengharuskan akhiran い dihilangkan, sehingga bentuk yang tepat adalah 大おおき.
Soal ini menguji pemahaman tentang cara menyambungkan kata sifat-i dengan akhiran ~すぎる (terlalu). Pola ~すぎる digunakan untuk menyatakan sesuatu yang melebihi batas wajar. Aturan penggabungannya adalah membuang akhiran い dari kata sifat-i (語幹ごかん atau batang kata), lalu langsung menyambungkannya dengan すぎる. Kata dasar yang digunakan adalah 大おおきい (besar). Jika digabungkan dengan pola ini, akhiran い dilepas menjadi 大おおき, lalu disambung menjadi 大おおきすぎる. Dalam kalimat ini, kata kerja tersebut diubah ke bentuk te, yaitu 大おおきすぎて, untuk menyatakan alasan mengapa semangka itu tidak muat di kulkas. Oleh karena itu, bagian yang harus mengisi tanda kurung adalah 大おおき saja.

Terjemahan: Semangka ini terlalu besar sehingga tidak muat masuk ke kulkas.

  • 1大おおき (besar) merupakan bentuk batang kata dari 大おおきい setelah akhiran い dihilangkan, yang merupakan bentuk sambung yang tepat sebelum すぎて.
  • 2大おおきい (besar) adalah bentuk kamus. Pilihan ini sering mengecoh karena pemelajar terbiasa melihat kata sifat-i dalam bentuk utuhnya, padahal akhiran い harus dihilangkan sebelum すぎる.
  • 3大おおきく (dengan besar/secara besar) adalah bentuk ku yang biasanya dipakai untuk menyambung ke kata kerja lain seperti 大おおきくなる (menjadi besar) atau sebagai adverbia, bukan untuk pola ~すぎる.
  • 4大おおきくて (besar dan...) adalah bentuk te yang digunakan untuk menyambung dua kata sifat atau frasa setara, bukan untuk digabungkan langsung dengan すぎる.

Poin:~すぎる形容詞けいようしの接続せつぞく

12
A「誕生日 おめでとうございます。これ、プレゼントです。どうぞ。」 B「ありがとうございます。大切に ( )。」
1.
します
2.
います
3.
なります
4.
あります
PENJELASAN SOAL:
Frasa yang tepat untuk menyatakan akan merawat atau menjaga hadiah dengan baik adalah 大切たいせつにする (merawat dengan baik), sehingga bentuk sopan yang benar adalah 大切たいせつにします.
Soal ini menguji pemahaman ungkapan lazim dalam percakapan sehari-hari saat menerima hadiah. Kata sifat-na 大切たいせつ (penting/berharga) bila diikuti partikel に dan kata kerja する membentuk pola 大切たいせつにする yang berarti memperlakukan sesuatu dengan hati-hati, menghargai, atau merawatnya baik-baik. Ketika seseorang diberi hadiah, respons sopan yang lazim diucapkan untuk menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaan atas barang tersebut adalah 大切たいせつにします.

Terjemahan: A: Selamat ulang tahun. Ini hadiahnya. Silakan. B: Terima kasih banyak. Saya akan merawatnya dengan baik.

  • 1します (melakukan), karena membentuk ungkapan baku 大切たいせつにします yang menyatakan tekad pembicara untuk merawat pemberian tersebut dengan baik.
  • 2います (ada), karena kata kerja keberadaan makhluk hidup ini tidak bisa berpasangan dengan 大切たいせつに untuk membentuk makna merawat atau menghargai.
  • 3なります (menjadi), yang menggoda karena sering berpasangan dengan bentuk kata sifat + に, tetapi pola ini berarti menjadi berharga secara alami atau tanpa sengaja, bukan tindakan aktif pembicara untuk merawat barang itu.
  • 4あります (ada), yang menggoda karena hadiah adalah benda mati, tetapi kata kerja keberadaan benda mati ini tidak membentuk kolokasi tindakan dengan 大切たいせつに.

Poin:大切たいせつにする

13
A「きのうは ひっこしを ( )、どうも ありがとうございました。」 B「いいえ、どういたしまして。」
1.
手伝って
2.
手伝ったので
3.
手伝って くれて
4.
手伝ったから
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 3 benar karena pola ~てくれて digunakan saat berterima kasih kepada orang lain atas perbuatan baik yang telah dilakukannya untuk kita.
Soal ini menanyakan ungkapan yang tepat untuk menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan pindahan yang telah diberikan oleh lawan bicara. Dalam bahasa Jepang, ketika kita berterima kasih atas kebaikan atau tindakan orang lain yang menguntungkan diri kita, kita menggunakan 授受表現じゅじゅひょうげん (ungkapan memberi dan menerima), yaitu bentuk ~てくれる (melakukan sesuatu untuk saya). Saat digabungkan dengan ucapan terima kasih, bentuk yang lazim digunakan adalah ~てくれて、ありがとうございます (terima kasih karena telah berkenan melakukan...). Oleh karena itu, bentuk yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah 手伝てつだって くれて.

Terjemahan: A: Kemarin terima kasih banyak karena telah membantu pindahan. B: Sama-sama.

  • 1手伝てつだって (membantu) sekilas tampak bisa menyambung kalimat, tetapi tanpa kata bantu seperti くれる, kalimat ini tidak memuat nuansa bahwa tindakan tersebut merupakan bantuan yang diterima oleh pembicara dan terasa tidak wajar dalam ungkapan terima kasih yang santun.
  • 2手伝てつだったので (karena telah membantu) menggunakan kata penghubung sebab-akibat ので, tetapi bentuk ini terdengar seperti menjelaskan alasan umum yang objektif dan tidak lazim digunakan secara langsung di depan ungkapan terima kasih seperti ini.
  • 3手伝てつだって くれて (karena telah berkenan membantu) tepat digunakan bersama ucapan terima kasih untuk mengapresiasi bantuan yang dilakukan lawan bicara demi pembicara.
  • 4手伝てつだったから (karena telah membantu) juga merupakan bentuk alasan biasa dengan から, yang tidak menunjukkan rasa syukur atas budi baik seperti halnya pola ~てくれて.

Poin:~てくれてありがとう授受表現

14
今日、わたしは えんぴつと 消しゴムを 忘れたので、となりの 人に 貸して ( )。
1.
やりました
2.
あげました
3.
くれました
4.
もらいました
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 4 benar karena kalimat tersebut memiliki subjek わたし (saya) dan penerima/pelaku bantuan ditandai dengan partikel に, sehingga pola yang tepat untuk menyatakan menerima tindakan dari orang lain adalah 貸かして もらいました (dipinjamkan).
Soal ini menguji pemahaman tentang kata kerja bantu memberi dan menerima tindakan, yaitu 授受表現じゅじゅひょうげん (ungkapan memberi dan menerima). Pada kalimat soal, pembicara menjelaskan bahwa hari ini ia lupa membawa pensil dan karet penghapus. Subjek kalimat pada klausa kedua tetap わたし (saya), yang ditandai secara implisit dari klausa pertama, sedangkan orang yang dimintai tolong ditandai dengan partikel に, yaitu となりの 人ひとに (kepada orang sebelah). Pola kalimat untuk subjek "saya" yang menerima tindakan bantuan dari orang lain dengan partikel に adalah 〜て もらう (menerima perlakuan/tindakan). Maka, bentuk yang benar adalah 貸かして もらいました. Bila ingin menggunakan 〜て くれる (memberi tindakan kepada saya), pelaku tindakan harus menjadi subjek yang ditandai dengan partikel が, misalnya となりの 人ひとが わたしに 貸かして くれました. Oleh karena itu, hanya pilihan 4 yang sesuai secara struktur tata bahasa dan konteks makna.

Terjemahan: Hari ini, karena saya lupa membawa pensil dan penghapus, saya dipinjamkan oleh orang di sebelah saya.

  • 1やりました (melakukan/memberikan kepada yang lebih rendah) digunakan dalam pola 〜て やる untuk menyatakan memberikan bantuan kepada bawahan, hewan, atau tumbuhan. Selain bernada merendahkan jika ditujukan kepada teman sebelah, secara makna pilihan ini salah karena artinya pembicara yang meminjamkan, padahal pembicara yang lupa membawa alat tulis.
  • 2あげました (memberikan) digunakan dalam pola 〜て あげる untuk menyatakan bahwa subjek melakukan suatu kebaikan untuk orang lain. Pilihan ini menggoda bagi pembelajar yang mengira pembicara meminjamkan barang, namun konteks kalimat jelas menyatakan pembicara yang lupa membawa pensil sehingga membutuhkan pinjaman dari orang lain.
  • 3くれました (memberikan kepada saya) sangat menggoda karena maknanya orang lain berbuat baik kepada pembicara. Namun, pola 〜て くれる mewajibkan pemberi bantuan menjadi subjek kalimat dengan partikel が atau は, sedangkan orang yang ada di sebelah pada kalimat ini berpartikel に, sehingga secara tata bahasa tidak cocok dengan pola tersebut.
  • 4もらいました (menerima) melengkapi pola 〜て もらう yang menyatakan subjek "saya" menerima perlakuan dari orang lain yang ditandai dengan partikel に.

Poin:〜て もらう〜て くれる〜て あげる

15
わたしの 本だなには ( ) 読んで いない まんがが たくさん あります。
1.
買うあいだ
2.
買ったまま
3.
買いそうで
4.
買って いる
PENJELASAN SOAL:
Pola 買かったまま tepat digunakan untuk menyatakan kondisi buku yang dibiarkan begitu saja setelah dibeli tanpa dibaca sama sekali.
Soal ini menguji pemahaman tentang ungkapan yang menyatakan kondisi yang berlanjut tanpa ada tindakan lanjutan. Kalimat menyatakan bahwa di rak buku pembicara ada banyak komik dalam keadaan dibeli tetapi belum dibaca (読よんで いない). Pola gramatikal bentuk lampau ditambah 侭まま berfungsi menunjukkan bahwa suatu tindakan telah selesai dilakukan, tetapi kondisinya dibiarkan begitu saja tanpa ada perubahan atau tindakan berikutnya yang semestinya dilakukan. Oleh karena itu, 買かったまま adalah ungkapan yang paling alami untuk melengkapi kalimat tersebut.

Terjemahan: Di rak buku saya ada banyak komik yang masih belum dibaca sejak dibeli.

  • 1買かうあいだ (selama membeli) menggoda karena 間あいだ menunjukkan rentang waktu, namun maknanya menjadi tidak logis karena tidak mungkin membaca komik yang belum dibaca selama proses pembelian sedang berlangsung.
  • 2買かったまま (dalam keadaan setelah dibeli begitu saja) tepat karena pola bentuk lampau ditambah 侭まま menyatakan keadaan yang dibiarkan berlanjut setelah suatu tindakan terjadi, yaitu komik dibiarkan belum dibaca sejak dibeli.
  • 3買かいそうで (tampaknya akan membeli lalu...) menggoda karena bentuk konjugasi penyambung 相そうで sering dipakai, tetapi maknanya tidak nyambung dengan kelanjutan kalimat tentang kondisi komik di rak buku.
  • 4買かって いる (sedang membeli / sudah membeli) menggoda karena menyatakan kondisi selesai membeli, tetapi bentuk ini tidak bisa langsung disambung dengan 読よんでいない tanpa partikel atau konjungsi yang tepat.

Poin:~たまま