JLPT N2MODE BACA

JLPT N2 - 2013年12月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 15 SOAL

文章の文法 (Tata Bahasa Wacana)

次の文章を読んで、文章全体の内容を考えて、50から54の中に入る最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
以下は、留学生が書いた文章である。
ポケットティッシュ
ノヴァーク ヤン
今日も新宿駅前でティッシュをもらった。小さな袋の中に10枚ほどのティッシュが入っていて、ポケットなどに入れて持ち歩けるポケットティッシュだ。
新宿や渋谷などの大きな駅を出て少し歩くと、ポケットティッシュを配っている人にあちこちで(50)。彼らが配るのは、ティッシュでもあり広告でもある。受け取るティッシュの袋には、旅行会社の名前が印刷されていたり、美容院や居酒屋の広告の紙が入っていたりする。最初は無料で配っているとは知らなかったので、渡されたときは驚いた。
ティッシュペーパーが日本で使われるようになったのは、1950年代。その十数年後、(51)が広告宣伝用に配るためのポケットティッシュを開発した。そして、1970年ごろにそれを道で配り始めた会社があり、それ以来、ポケットティッシュを道で配ることが定着していったらしい。
確かに、ポケットティッシュは優れた宣伝グッズだ。まず、道で直接配るから、歩いている人の性別・年齢を問わず、渡すことができる。個人情報を集めなくても、宣伝したい相手に宣伝できる効果的な(52)。また、ティッシュなら実用的で、ちらしだけよりも受け取ってもらいやすいし、使うたびに広告を見てもらえるという利点もある。
(53)、私はポケットティッシュの広告を見て行動を起こしたことはない。もらう広告には全く興味がないが、無料だからついもらってしまい、たまっていく一方だ。だから、帰国したら友達に配りたい。日本文化の一つとして(54)。
1
(50)
1.
出会う
2.
出会ったのか
3.
出会うこともあった
4.
出会うはずだった
PENJELASAN SOAL:
Bentuk dasar 出会であう (berpapasan) tepat karena kalimat ini menjelaskan fakta umum atau kebiasaan bahwa jika seseorang berjalan di sekitar stasiun besar, ia akan menjumpai orang yang membagikan tisu saku.
Soal ini menguji pemahaman bentuk waktu dan modalitas kalimat yang dihubungkan dengan pola syarat 歩あるくと (kalau/begitu berjalan). Pola kalimat 条件じょうけん (syarat) dengan partikel 接続助詞せつぞくじょし (partikel konjungsi) と sering digunakan untuk menyatakan hal yang pasti atau biasa terjadi sebagai konsekuensi logis maupun fakta umum. Penulis sedang memaparkan fenomena umum di 日本にほん (Jepang), khususnya di stasiun-stasiun besar seperti 新宿しんじゅく (Shinjuku) dan 渋谷しぶや (Shibuya), di mana bila keluar dan berjalan sedikit, kita akan berpapasan dengan pembagi tisu di berbagai tempat. Kalimat pengikut setelahnya pun memakai bentuk non-lampau seperti 配くばるのは (yang dibagikan adalah) dan 入はいっていたりする (ada yang berisi). Oleh karena itu, predikat penutupnya harus menggunakan bentuk kamus waktu kini/biasa, yaitu 出会であう.

Terjemahan: Begitu keluar dari stasiun besar seperti Shinjuku atau Shibuya dan berjalan sedikit, kita akan berpapasan di sana-sini dengan orang yang membagikan tisu saku.

  • 1出会であう (berpapasan). Pilihan ini menggunakan bentuk dasar untuk menyatakan fakta umum atau kejadian wajar yang dialami ketika melakukan hal pada klausa syarat sebelumnya.
  • 2出会であったのか (apakah berpapasan?). Bentuk ini menggoda bagi pembelajar yang mengira penulis sedang bertanya-tanya pada diri sendiri mengenai pengalaman masa lalu, padahal kalimat ini adalah kalimat pernyataan faktual kepada pembaca, bukan kalimat tanya.
  • 3出会であうこともあった (pernah juga ada kalanya berpapasan). Bentuk ini menyatakan pengalaman masa lalu yang sesekali terjadi. Pilihan ini menggoda karena tampak alami untuk menceritakan pengalaman pribadi, tetapi tidak cocok dengan pola 歩あるくと yang menggambarkan situasi umum yang selalu terjadi hingga saat ini.
  • 4出会であうはずだった (seharusnya berpapasan). Bentuk ini menyatakan ekspektasi di masa lalu yang pada kenyataannya tidak terwujud, sehingga maknanya sama sekali menyimpang dari konteks bacaan.

Poin:と辞書形じしょけい

2
(51)
1.
その会社
2.
ある会社
3.
彼らの会社
4.
こういう会社
PENJELASAN SOAL:
Kata 或ある (suatu/sebuah) digunakan untuk memperkenalkan suatu entitas tertentu yang belum pernah disebutkan sebelumnya dalam wacana kepada pembaca.
Soal ini menguji pemahaman kata penunjuk dan pengenalan entitas baru dalam teks wacana. Pada paragraf ketiga, penulis membahas sejarah tisu saku di Jepang. Kalimat sebelumnya berbunyi bahwa kertas tisu mulai dipakai di Jepang pada tahun 1950-an. Di kalimat soal, sebuah perusahaan yang mengembangkan tisu saku untuk iklan pertama kali dimunculkan ke dalam teks. Karena nama perusahaannya tidak disebutkan secara spesifik dan entitas perusahaan ini belum pernah muncul di kalimat-kalimat sebelumnya, penunjuk 其その (itu) tidak bisa dipakai. Kata yang tepat untuk menyebut suatu pihak tertentu yang belum spesifik atau baru diperkenalkan pertama kali adalah ある (suatu/sebuah), sehingga gabungan yang tepat adalah ある会社かいしゃ (sebuah perusahaan/suatu perusahaan).

Terjemahan: Belasan tahun setelah itu, sebuah perusahaan mengembangkan tisu saku untuk dibagikan sebagai iklan promosi.

  • 1其その会社かいしゃ (perusahaan itu) tampak logis jika pembaca mengira perusahaan tersebut sudah dibahas, padahal di kalimat-kalimat sebelumnya sama sekali belum disebutkan satu perusahaan pun yang menjadi rujukan kata 其その.
  • 2ある会社かいしゃ (sebuah perusahaan) tepat karena kata ある digunakan saat penulis ingin menyebut subjek atau objek tertentu yang faktual tetapi sengaja tidak diperinci namanya kepada pembaca saat diperkenalkan pertama kali.
  • 3彼かれらの会社かいしゃ (perusahaan mereka) menggiurkan karena pada paragraf kedua ada kata 彼かれら yang merujuk pada para pembagi tisu, namun membagikan tisu di masa kini sama sekali tidak berhubungan kepemilikan dengan perusahaan yang mengembangkan tisu tersebut puluhan tahun silam.
  • 4こういう会社かいしゃ (perusahaan seperti ini) menggoda jika dikira merujuk pada tipe perusahaan, tetapi pola ini dipakai untuk merangkum sifat atau contoh tipe perusahaan yang telah dijelaskan karakteristiknya sebelumnya, bukan untuk memperkenalkan pelaku sejarah baru.

Poin:ある (suatu/sebuah tertentu)指示詞しじし (kata tunjuk)

3
(52)
1.
方法にするべきだ
2.
方法だと言える
3.
方法になりかねない
4.
方法があるに違いない
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena penulis sedang menguraikan alasan mengapa tisu saku dinilai sebagai sarana promosi yang unggul, sehingga ungkapan evaluasi atau kesimpulan wajar berupa 言いえる (bisa dikatakan) adalah bentuk yang paling tepat.
Soal ini menguji pemahaman ungkapan akhir kalimat yang sesuai dengan alur logika wacana. Pada paragraf keempat, penulis membuka dengan kalimat 確たしかに、ポケットティッシュは優すぐれた宣伝せんでんグッズだ (memang, tisu saku adalah barang promosi yang unggul). Kalimat berikutnya menjelaskan alasannya, yaitu pembagi tisu bisa memberikan langsung di jalan tanpa memandang usia dan jenis kelamin pejalan kaki. Kalimat pada nomor 52 melengkapi penjelasan tersebut dengan menyatakan bahwa bahkan tanpa mengumpulkan data pribadi, pembagian tisu saku dapat dikatakan sebagai cara efektif untuk beriklan kepada target yang dituju. Ungkapan ~と言いえる digunakan untuk menyatakan kesimpulan atau penilaian umum yang logis berdasarkan bukti atau alasan yang telah dipaparkan sebelumnya.

Terjemahan: Bahkan tanpa mengumpulkan informasi pribadi, ini bisa dikatakan sebagai metode efektif yang dapat menyampaikan iklan kepada sasaran yang ingin dituju.

  • 1方法ほうほうにするべきだ (seharusnya dijadikan metode). Pola ~べきだ menyatakan keharusan moral atau anjuran tindakan yang semestinya dilakukan. Pilihan ini menggoda karena terdengar seperti anjuran bisnis, namun konteks di sini bukan menuntut pembaca atau perusahaan untuk menjadikannya metode, melainkan menilai keberadaan pembagian tisu saku yang memang sudah berjalan.
  • 2方法ほうほうだと言いえる (bisa dikatakan sebagai metode). Ungkapan ini menyatakan penilaian atau klaim rasional dari penulis bahwa pembagian tisu saku adalah metode yang sangat efektif, sejalan dengan pernyataan pembuka paragraf bahwa benda ini adalah sarana promosi yang unggul.
  • 3方法ほうほうになりかねない (bisa jadi menjadi metode). Pola ~かねない digunakan untuk mengungkapkan kekhawatiran atas potensi terjadinya hal buruk atau akibat negatif. Di sini penulis sedang mengemukakan kelebihan dan dampak positif dari pembagian tisu, sehingga penggunaan ~かねない bertolak belakang secara makna rasa.
  • 4方法ほうほうがあるに違ちがいない (pasti ada metode). Bentuk ~に違ちがいない menyatakan keyakinan kuat pembicara terhadap suatu fakta. Pilihan ini tidak tepat karena yang sedang dibahas adalah tisu saku itu sendiri sebagai metodenya, bukan menyatakan kepastian bahwa di suatu tempat pasti terdapat suatu metode.

Poin:と言いえるべきだかねないに違ちがいない

4
(53)
1.
むしろ
2.
要するに
3.
したがって
4.
とはいえ
PENJELASAN SOAL:
Konjungsi とはいえ paling tepat karena menghubungkan pengakuan tentang keunggulan tisu saku sebagai media promosi pada paragraf sebelumnya dengan fakta yang berlawanan pada pengalaman pribadi penulis.
Soal ini menguji pemahaman terhadap kata sambung penghubung antarkalimat atau antarparagraf dalam teks wacana. Pada paragraf keempat, penulis memaparkan berbagai kelebihan tisu saku sebagai barang promosi, diawali dengan ungkapan 確たしかに (memang benar) dan diakhiri dengan penjelasan bahwa orang yang memakai tisu itu akan melihat iklannya berulang kali. Namun, pada awal paragraf kelima, penulis mengungkapkan bahwa dirinya sendiri belum pernah tergerak mengambil tindakan apa pun setelah melihat iklan tersebut. Hubungan antara pengakuan fakta positif di paragraf keempat dan kenyataan yang bertentangan di paragraf kelima memerlukan kata penghubung pertentangan bernada konsesif, yaitu 確たしかに〜、とはいえ〜 (memang benar demikian, meski demikian).

Terjemahan: Meski demikian, saya belum pernah mengambil tindakan apa pun setelah melihat iklan pada tisu saku.

  • 1むしろ (malah / justru) digunakan untuk menyatakan pilihan yang lebih condong atau lebih tepat dibandingkan hal yang baru saja disebutkan, bukan untuk menyambung paragraf yang mempertentangkan keunggulan umum dengan pengalaman pribadi.
  • 2要ようするに (singkatnya / intinya) digunakan untuk merangkum atau menyimpulkan poin inti dari uraian sebelumnya, padahal kalimat berikutnya bukan simpulan melainkan sudut pandang kontras dari pengalaman pribadi.
  • 3したがって (oleh karena itu) adalah kata sambung sebab-akibat searah, sehingga bertentangan dengan isi kalimat berikutnya yang justru menunjukkan hasil yang tidak sejalan dengan efektivitas promosi tersebut.
  • 4とはいえ (meski demikian / walaupun begitu) sangat tepat karena berfungsi mengakui kebenaran pernyataan sebelumnya bahwa tisu saku adalah barang promosi yang hebat, tetapi kemudian menyajikan fakta yang kontras dari sudut pandang penulis.

Poin:とはいえkata sambung pertentangan接続詞

5
(54)
1.
紹介されたわけだ
2.
紹介したからだ
3.
紹介しようと思う
4.
紹介されるのだと思う
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 3 benar karena penulis menyatakan niatnya sendiri untuk memperkenalkan tisu saku kepada teman-temannya di negara asalnya sebagai salah satu budaya Jepang menggunakan pola 意向形いこうけい (bentuk maksud) ditambah と思おもう (berpikir/berniat).
Soal ini menguji pemahaman terhadap sudut pandang subjek, bentuk waktu, serta modalitas yang menyatakan niat di akhir wacana. Pada kalimat sebelumnya, penulis mengatakan bahwa ia ingin membagikan tisu saku tersebut kepada teman-temannya ketika pulang ke tanah airnya (帰国きこくしたら友達ともだちに配くばりたい). Hal ini merupakan tindakan yang akan ia lakukan sendiri di masa depan. Oleh karena itu, predikat untuk kalimat berikutnya yang berbunyi 日本文化にほんぶんかの一ひとつとして (sebagai salah satu budaya Jepang) harus menyatakan niat aktif dari penulis, yaitu 紹介しょうかいしようと思おもう (saya berniat memperkenalkannya).

Terjemahan: Saya berniat memperkenalkannya sebagai salah satu budaya Jepang.

  • 1紹介しょうかいされたわけだ (pantas saja diperkenalkan). Bentuk pasif dan ungkapan kesimpulan wajar ini tidak tepat karena tindakan tersebut dilakukan oleh penulis sendiri dan belum terjadi, melainkan rencana di masa depan.
  • 2紹介しょうかいしたからだ (karena sudah memperkenalkannya). Pilihan ini menggunakan bentuk lampau, padahal kepulangan ke negara asal (帰国きこく) adalah rencana di masa depan sehingga tindakan memperkenalkan tersebut belum dilakukan.
  • 3紹介しょうかいしようと思おもう (saya berniat memperkenalkannya). Bentuk maksud yang dipadukan dengan と思おもう secara tepat mengungkapkan niat dan tekad pribadi penulis untuk melakukan sesuatu di masa mendatang.
  • 4紹介しょうかいされるのだと思おもう (saya rasa akan diperkenalkan). Bentuk pasif membuat subjek tindakannya menjadi orang lain, padahal penulis sendirilah yang ingin membagikan tisu dan memperkenalkannya kepada teman-temannya.

Poin:~ようと思おもう