JLPT N1MODE BACA

JLPT N1 - 2018年7月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 14 SOAL

主張理解 (Pemahaman Opini Penulis)

次の文章を読んで、後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
多くの人が今の社会は生きづらいと言う。
長いこと農林業者や職人、漁業者達に会って話を聞いてきた。明治生まれも大正生まれも昭和の方もいた。その方々も、自分たちは生きやすく、楽しい人生を送ってきたとは言わなかった。
私が会った多くの方々は徒弟制度(注)のなかで技を身につけ生き方を学んできた人達だった。林業者達は親方や先輩に仕えて、道具の使い方や山や木の性質、癖を読み取る方法を覚えて一人前になった。漁師達もそうだ。父や兄の船に乗り込み、飯炊きから始めて、その日の水温や風の流れを読み、漁場を決め、そこに合った道具を選び、漁獲を得るようになる。
教える親方や先輩達は「見て学べ」と言うだけだった。自分の指先や感覚、体が覚えた技を伝えるには言葉はあまりに幅が狭すぎるからだ。
(中略)
やがて一人前になり、腕を上げれば、効率は上がり、利益も出るようになるが、目指す到達点が遠いことに気づく。だから日々の①努力を惜しまなかった。努力だけが自分を補ってくれる手段だったからだ。努力は辛いものであったが、喜びも伴っていた。積み重ねれば明日があり、報われることがあったのだ。
しかし、②時代は変わった。時間のかかる訓練を避け、効率の向上を目指した。効率こそが価格競争に勝てる最高の武器だと考えたからだ。工場はもちろん、漁師は機械を満載した高速船を手に入れ、農業者はトラクターを買った。森林の伐採も機械がする。
世の仕組みも、人々の考えも努力や修業、技を持つ体を不要なものとしたのだ。技はデータとして機械に組み込まれ、人間に付属するものではなくなってしまった。修業は人を磨き、生き方を支えるものであったのだが、それがなくなった。
今、人は働かされていると感じている。そこでは隠された能力が引き出されることがない。見つけ出す過程がなくなったからだ。報いは金銭であり、喜びが薄っぺらなものになってしまった。働くことの意味が変わったのだ。
働くことと生きることは人生の裏と表であった。生きづらい世の中と思う人が多いのは、働くことに喜びが伴わなくなったからではないか。私の会ってきた人々は自分の仕事を語るとき、苦しかったとは言いながら、表情に生気があり、誇りがにじんでいた。
社会が変わっても人は生きていかねばならない。働かねばならない。機械を捨てるというのではない。効率も必要だ。しかし、新しい時代の中で働く意味と喜びを見つけ出さなければ、生きづらさが増すばかりだ。
働くことの喜びをどうやって復活させるのか。お手本はほんのこの間までの日本にある。たくさんの方達の話を聞いてきてそう思う。
(注)徒弟制度:ここでは、弟子として技を習得する制度
1
親方や先輩が技を言葉で教えなかったのはなぜか。
1.
技を伝える言葉を理解させられないから
2.
技は言葉では十分伝えられないから
3.
技は言葉で伝えても身につかないから
4.
技は時間がたてば自然に身につくものだから
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena teks secara jelas menyatakan bahwa bahasa memiliki keterbatasan atau cakupan yang terlalu sempit untuk menyampaikan keterampilan yang dikuasai oleh tubuh dan indra.
Pertanyaan ini menanyakan alasan mengapa para 親方おやかた (majikan/guru perajin) dan 先輩せんぱい (senior) tidak mengajarkan 技わざ (keterampilan/keahlian) menggunakan 言葉ことば (kata-kata), melainkan hanya menyuruh muridnya melihat dan belajar. Paragraf keempat wacana langsung menjawab hal ini secara lugas: 自分じぶんの指先ゆびさきや感覚かんかく、体からだが覚おぼえた技わざを伝つたえるには言葉ことばはあまりに幅はばが狭せますぎるからだ (karena untuk menyampaikan keahlian yang telah diingat oleh ujung jari, kepekaan indra, dan tubuh sendiri, kata-kata cakupannya terlampau sempit). Ungkapan 言葉ことばはあまりに幅はばが狭せますぎる diparafrasakan dengan tepat menjadi 言葉ことばでは十分じゅうぶん伝つたえられない (tidak dapat disampaikan sepenuhnya dengan kata-kata).

Terjemahan: Ini karena untuk menyampaikan keterampilan yang telah diingat oleh ujung jari, kepekaan indra, serta tubuh sendiri, kata-kata memiliki cakupan yang terlampau sempit.

  • 1技わざを伝つたえる言葉ことばを理解りかいさせられないから (karena tidak dapat membuat murid memahami kata-kata yang menyampaikan keahlian). Pilihan ini menggoda karena menyinggung kata-kata, tetapi masalah utamanya bukan pada pemahaman kata oleh murid, melainkan keterbatasan bahasa itu sendiri untuk mewakili sensasi fisik dan keahlian.
  • 2技わざは言葉ことばでは十分じゅうぶん伝つたえられないから (karena keahlian tidak dapat disampaikan secara memadai hanya dengan kata-kata). Pilihan ini secara tepat memparafrasakan kalimat wacana yang menyatakan bahasa terlalu sempit cakupannya untuk menjelaskan hal-hal yang dirasakan indra dan tubuh.
  • 3技わざは言葉ことばで伝つたえても身みにつかないから (karena keahlian tidak akan dikuasai meskipun disampaikan dengan kata-kata). Pilihan ini menggoda karena secara umum keahlian memang menuntut latihan fisik, tetapi teks wacana menitikberatkan keterbatasan pada sisi penyampaian (伝つたえる), bukan pada ketidakmampuan murid menguasainya setelah dijelaskan.
  • 4技わざは時間じかんがたてば自然しぜんに身みにつくものだから (karena keahlian adalah hal yang akan dikuasai secara alami seiring berjalannya waktu). Pilihan ini bertentangan dengan isi teks berikutnya yang menekankan bahwa keterampilan diperoleh melalui 努力どりょく (usaha keras) dan 修業しゅぎょう (pelatihan/tempaan diri), bukan datang dengan sendirinya.

Poin:幅はばが狭せまい身みにつける〜あまりに〜すぎる

2
①努力を惜しまなかったのはなぜか。
1.
努力を積み重ねなければ、辛さが喜びに変わらないから
2.
努力を積み重ねれば、報われた時の喜びが大きくなるから
3.
努力をして腕を上げれば、利益が出るから
4.
努力をし続けなければ、目指すものに近づけないから
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban nomor 4 benar karena teks menyatakan bahwa para pengrajin menyadari titik pencapaian yang dituju masih sangat jauh dan hanya usaha yang bisa melengkapi kekurangan diri mereka, sehingga mereka tidak menyia-nyiakan usaha agar bisa mendekati tujuan tersebut.
Soal ini menanyakan alasan mengapa para pekerja terdahulu tidak segan-segan mengerahkan usaha setiap hari (努力どりょくを惜おしまなかった - tidak menyia-nyiakan usaha).
Untuk menemukan alasannya, kita perlu mencermati kalimat tepat sebelum dan sesudah kata sambung だから (oleh karena itu). Kalimat sebelumnya menyebutkan: やがて一人前いちにんまえになり、腕うでを上あげれば、効率こうりつは上あがり、利益りえきも出でるようになるが、目指めざす到達点とうたつてんが遠とおいことに気きづく (akhirnya menjadi mandiri, dan jika keterampilan meningkat, efisiensi naik serta keuntungan pun muncul, namun mereka menyadari bahwa titik akhir yang dituju masih jauh). Kalimat setelahnya menambahkan: 努力どりょくだけが自分じぶんを補おぎなってくれる手段しゅだんだったからだ (karena hanya usahalah satu-satunya sarana untuk melengkapi diri).
Kombinasi kedua kalimat ini menunjukkan bahwa mereka terus berusaha karena menyadari tujuan akhir mereka masih jauh dan usaha berkelanjutan adalah satu-satunya jalan untuk mencapai atau mendekati tujuan tersebut. Hal ini sejalan persis dengan pernyataan pada pilihan 4.

Terjemahan: Namun, mereka menyadari bahwa titik pencapaian yang dituju masih jauh, oleh karena itu mereka tidak menyia-nyiakan usaha harian karena hanya usahalah satu-satunya sarana untuk melengkapi kekurangan diri.

  • 1努力どりょくを積つみ重かさねなければ、辛つらさが喜よろこびに変かわらないから (karena jika tidak menumpuk usaha, kepedihan tidak akan berubah menjadi kegembiraan). Di dalam teks memang disebutkan bahwa usaha terasa berat tetapi juga disertai kegembiraan, namun teks tidak pernah menyatakan bahwa kepedihan itu sendiri "berubah" menjadi kegembiraan sebagai alasan mengapa mereka berusaha.
  • 2努力どりょくを積つみ重かさねれば、報むくわれた時ときの喜よろこびが大おおきくなるから (karena jika menumpuk usaha, kegembiraan saat membuahkan hasil akan menjadi lebih besar). Teks menyatakan bahwa jika usaha ditumpuk maka ada hari esok dan ada kalanya membuahkan hasil, tetapi tidak membahas perbandingan besar-kecilnya kegembiraan tersebut sebagai alasan utama pengerahan usaha.
  • 3努力どりょくをして腕うでを上あげれば、利益りえきが出でるから (karena jika berusaha dan meningkatkan kemampuan, keuntungan akan muncul). Teks justru memakai kata sambung が (tetapi) setelah frasa keuntungan keluar, untuk menegaskan bahwa meskipun keuntungan bisa didapat, mereka sadar tujuan akhir mereka masih jauh; jadi keuntungan finansial bukanlah alasan mereka tidak menyia-nyiakan usaha.
  • 4努力どりょくをし続つづけなければ、目指めざすものに近ちかづけないから (karena jika tidak terus berusaha, mereka tidak bisa mendekati apa yang dituju). Pilihan ini merupakan pengungkapan ulang yang tepat dari gagasan bahwa sasaran yang dituju masih sangat jauh (目指めざす到達点とうたつてんが遠とおい) dan usaha adalah satu-satunya cara untuk menggapainya (自分じぶんを補おぎなってくれる手段しゅだん).

Poin:目指めざす到達点とうたつてん努力どりょくを惜おしまない補おぎなう

3
②時代は変わったとあるが、人の働き方はどう変わったのか。
1.
修業に努力が求められなくなった。
2.
技を習得することが必要とされなくなった。
3.
機械の出現で効率的に修業ができるようになった。
4.
誰もが機械に精通することを求められるようになった。
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena wacana secara eksplisit menyatakan bahwa di era modern, keterampilan tidak lagi melekat pada tubuh manusia melainkan dimasukkan ke dalam mesin, sehingga penguasaan keahlian atau keterampilan tidak lagi dianggap perlu.
Soal ini menanyakan bagaimana cara kerja manusia berubah setelah kalimat 時代じだいは変かわった (zaman telah berubah). Pada paragraf setelah kalimat bergaris bawah tersebut, penulis memaparkan bahwa masyarakat beralih menghindari pelatihan yang memakan waktu demi mengejar efisiensi. Dinyatakan dengan tegas bahwa sistem dunia dan cara berpikir orang-orang telah menganggap usaha, pelatihan, serta tubuh yang memiliki keterampilan sebagai hal yang tidak diperlukan (不要ふようなもの). Keterampilan dimasukkan ke dalam mesin sebagai data, dan pelatihan (修業しゅぎょう) itu sendiri telah menghilang. Oleh karena itu, perubahan mendasar dalam cara kerja manusia adalah keterampilan tidak lagi perlu dipelajari atau dikuasai oleh manusia itu sendiri.

Terjemahan: Namun, zaman telah berubah; orang-orang menghindari pelatihan yang memakan waktu dan membidik peningkatan efisiensi karena mereka berpikir efisiensilah senjata terbaik untuk memenangi persaingan harga.

  • 1修業しゅぎょうに努力どりょくが求もとめられなくなった (usaha tidak lagi dituntut dalam pelatihan kerja). Pilihan ini mengecoh karena teks menyebutkan bahwa usaha dan pelatihan menjadi tidak dibutuhkan. Namun, yang terjadi sebenarnya bukan pelatihannya tetap ada tanpa perlu usaha, melainkan pelatihan (修業しゅぎょう) itu sendiri yang ditiadakan dan digantikan oleh mesin.
  • 2技わざを習得しゅうとくすることが必要ひつようとされなくなった (mempelajari atau menguasai keterampilan tidak lagi dianggap perlu). Hal ini tepat sesuai pernyataan teks bahwa sistem masyarakat menganggap tubuh yang memiliki keterampilan sebagai hal yang tidak dibutuhkan (不要ふよう), karena keterampilan tersebut telah diubah menjadi data di dalam mesin.
  • 3機械きかいの出現しゅつげんで効率的こうりつてきに修業しゅぎょうができるようになった (dengan kemunculan mesin, pelatihan kerja dapat dilakukan secara efisien). Pilihan ini bertolak belakang dengan isi wacana. Mesin digunakan untuk menggantikan proses dan keterampilan itu sendiri, bukan sebagai alat bantu agar manusia bisa menjalani pelatihan kerja secara efisien.
  • 4誰だれもが機械きかいに精通せいつうすることを求もとめられるようになった (semua orang dituntut untuk menguasai mesin secara mendalam). Meskipun teks menyebutkan banyak mesin yang dibeli dan digunakan, teks tidak pernah menyatakan bahwa semua orang diwajibkan menjadi sangat ahli atau paham mendalam (精通せいつうする) tentang seluk-beluk mesin tersebut.

Poin:技わざを習得しゅうとくする不要ふよう修業しゅぎょう

4
筆者の考えに合うのはどれか。
1.
生きづらい社会であっても、誇りを持って生きていこう。
2.
修業を通して働く意味と喜びを得られた時代に戻るべきだ。
3.
時代が変わっても、働く意味と喜びを見つけて生きていこう。
4.
働く意味や喜びを大切にしながら、効率を追求していくべきだ。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menegaskan bahwa meskipun zaman dan masyarakat telah berubah, manusia tetap harus hidup dan bekerja dengan menemukan makna serta kegembiraan dalam bekerja agar tidak merasa tertekan dalam menjalani hidup.
Soal ini menanyakan pemikiran atau klaim utama penulis (筆者ひっしゃの考かんがえ). Pada paragraf-paragraf awal, penulis menceritakan bagaimana para pekerja zaman dahulu mendapatkan keahlian lewat proses belajar yang panjang dan menemukan kegembiraan serta makna hidup dalam bekerja, meski kehidupan mereka sulit. Sebaliknya, zaman modern mengutamakan efisiensi dan mekanisasi sehingga manusia kehilangan esensi kegembiraan bekerja, yang berujung pada rasa sulit menjalani hidup (生いきづらさ). Di bagian penutup, penulis menyatakan bahwa manusia tidak bisa membuang mesin atau mengabaikan efisiensi, tetapi di era baru ini manusia harus menemukan kembali makna dan kegembiraan bekerja agar hidup tidak semakin terasa berat. Gagasan inilah yang dirangkum dengan tepat oleh pilihan 3.

Terjemahan: Namun, jika kita tidak menemukan makna dan kegembiraan bekerja di dalam era yang baru, rasa sulit menjalani hidup hanya akan terus bertambah.

  • 1生いきづらい社会しゃかいであっても、誇ほこりを持もって生いきていこう (meskipun masyarakat sulit ditinggali, marilah hidup dengan membawa rasa bangga). Pilihan ini menggoda karena kata 誇ほこり (kebanggaan) muncul saat mendeskripsikan para pekerja tradisional. Namun, penulis tidak sekadar mengajak orang untuk bangga, melainkan berfokus pada pentingnya menemukan makna dan kegembiraan dalam bekerja di zaman baru.
  • 2修業しゅぎょうを通とおして働はたらく意味いみと喜よろこびを得えられた時代じだいに戻もどるべきだ (kita harus kembali ke era ketika kita bisa memperoleh makna dan kegembiraan bekerja melalui pelatihan keras). Pilihan ini salah karena penulis secara tegas menyatakan 機械きかいを捨すてるというのではない (bukan berarti kita harus membuang mesin), yang artinya penulis tidak mengajak pembaca untuk kembali ke masa lalu, melainkan meneladani semangatnya di era baru.
  • 3時代じだいが変かわっても、働はたらく意味いみと喜よろこびを見みつけて生いきていこう (meskipun zaman berubah, marilah hidup dengan menemukan makna dan kegembiraan bekerja). Kalimat ini sangat sesuai dengan pernyataan penulis bahwa di era baru pun kita harus menemukan esensi bekerja tersebut agar bisa menjalani hidup dengan baik.
  • 4働はたらく意味いみや喜よろこびを大切たいせつにしながら、効率こうりつを追求ついきゅうしていくべきだ (kita harus terus mengejar efisiensi sambil menghargai makna dan kegembiraan bekerja). Penulis memang mengakui bahwa efisiensi tetap dibutuhkan, tetapi fokus ajakan penulis bukanlah mengejar efisiensi, melainkan mengatasi hilangnya makna bekerja yang diakibatkan oleh pengejaran efisiensi yang berlebihan tersebut.

Poin:筆者ひっしゃの主張しゅちょう読解どっかい