JLPT N1MODE BACA

JLPT N1 - 2018年7月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 14 SOAL

内容理解(短文) (Pemahaman Teks Pendek)

次の(1)から(4)の文章を読んで、後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
人生やビジネスに目標を持つべきだ、というようなことが最近よく言われるが、わたしはそういう言い方に違和感を覚える。目標というものは、「持つべきだ」とか「持ったほうがいい」ものではなく、「持たなければいけない」とわざわざ啓蒙するものでもない。人生のあらゆる局面における「前提」なので、そのことがコンセンサス(注)になっている社会では、目標を持つことについて語られることはないからだ。
(注)コンセンサス:ここでは、共通の理解
1
目標について、筆者の考えに合うのはどれか。
1.
目標は必ずしも持たなくてよい。
2.
目標は持っているのが当然である。
3.
目標は持ちたいと思って持てるものではない。
4.
目標を持っていても成功するとは限らない。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menganggap target bukan hal yang perlu diserukan agar dimiliki, melainkan sebuah prasyarat dasar yang sudah semestinya ada dalam setiap aspek kehidupan.
Soal ini menanyakan pandangan penulis mengenai 目標もくひょう (target/tujuan). Penulis menyatakan rasa janggal terhadap perkataan bahwa orang sebaiknya atau harus memiliki target. Alasannya, target bukanlah hal yang perlu dianjurkan atau disosialisasikan dengan susah payah, melainkan sebuah 前提ぜんてい (premis/prasyarat dasar) dalam segala fase kehidupan. Dalam masyarakat yang telah menjadikan hal itu sebagai pemahaman bersama, keharusan memiliki target tidak perlu lagi dibicarakan karena keberadaannya sudah dianggap wajar dan mutlak ada. Oleh karena itu, bagi penulis, memiliki target adalah hal yang sudah semestinya atau lumrah.

Terjemahan: Karena target merupakan premis dalam segala fase kehidupan, maka di masyarakat yang menjadikan hal tersebut sebagai pemahaman bersama, perkara mengenai memiliki target tidak akan pernah dibicarakan.

  • 1目標もくひょうは必かならずしも持もたなくてよい (target tidak selalu harus dimiliki). Pilihan ini menggoda karena penulis menolak ungkapan bahwa target "harus dimiliki" atau "持もつべきだ", namun maksud penulis menolaknya bukan karena target tidak diperlukan, melainkan karena target itu sudah menjadi prasyarat mutlak yang tidak perlu lagi disuruh-suruh.
  • 2目標もくひょうは持もっているのが当然とうぜんである (memiliki target adalah hal yang sudah semestinya). Penulis menyebut target sebagai 前提ぜんてい di setiap fase kehidupan, yang berarti memiliki target adalah titik tolak mendasar yang sudah semestinya ada tanpa perlu diperdebatkan atau diajarkan lagi.
  • 3目標もくひょうは持もちたいと思おもって持もてるものではない (target bukanlah sesuatu yang bisa dimiliki hanya karena ingin memilikinya). Teks sama sekali tidak membahas mengenai sulit atau mudahnya seseorang dalam menetapkan atau memiliki target.
  • 4目標もくひょうを持もっていても成功せいこうするとは限かぎらない (meskipun memiliki target, belum tentu akan berhasil). Topik hubungan antara memiliki target dengan kesuksesan tidak disinggung sama sekali di dalam bacaan.

Poin:違和感いわかんを覚おぼえる啓蒙けいもうする前提ぜんてい当然とうぜん

WACANA / STIMULUS SOAL
以下は、恥じらい(注)の表情と喜びの表情の違いについて述べた文章である。
心理学者のアゼンドルフは、恥じらいと喜びの表情をいろいろ集めて分析した結果、微笑みが最高潮に達する時期と視線を伏せる時期との微妙なタイミングのズレが鍵であることを突き止めた。すなわち、微笑みがピークに達する一秒ほど前に視線が伏せられると恥じらいの表情として見えるが、ピークに達した直後に目が伏せられるとそれは喜びの表情と判断されるというのだ。
試しに、鏡に向かってやってみていただきたい。違いが分かるだろう。
(注)恥じらい:恥ずかしがること
2
恥じらいと喜びの表情はどの点で違うか。
1.
微笑みがピークに達するまでの時間が速いか遅いか
2.
微笑む直前の視線の動きが上か下か
3.
視線を伏せるのが微笑みのピークの前か後か
4.
視線を伏せている時間が長いか短いか
PENJELASAN SOAL:
Teks secara gamblang menyatakan bahwa pembeda kedua ekspresi terletak pada waktu menundukkan pandangan, yaitu apakah terjadi sebelum atau sesudah senyuman mencapai puncaknya.
Pertanyaan ini menanyakan letak perbedaan antara ekspresi tersipu dan ekspresi gembira. Penulis mengutip hasil analisis psikolog bernama Asendorpf yang menemukan bahwa kuncinya ada pada selisih waktu antara momen senyuman mencapai puncak dan momen menundukkan pandangan. Penulis merincikannya: bila pandangan ditundukkan sekitar satu detik sebelum senyuman memuncak, orang melihatnya sebagai ekspresi tersipu, sedangkan bila pandangan ditundukkan tepat setelah senyuman memuncak, itu dinilai sebagai ekspresi gembira. Jadi, letak perbedaannya adalah urutan waktunya, apakah pandangan ditundukkan sebelum atau setelah puncak senyuman.

Terjemahan: Yaitu, jika pandangan ditundukkan sekitar satu detik sebelum senyuman mencapai puncaknya, itu terlihat sebagai ekspresi tersipu, tetapi jika mata ditundukkan tepat sesudah mencapai puncak, itu dinilai sebagai ekspresi gembira.

  • 1微笑ほほえみがピークに達たっするまでの時間じかんが速はやいか遅おそいか (apakah waktu sampai senyuman mencapai puncak itu cepat atau lambat). Pilihan ini menggoda karena menyebut pencapaian puncak senyuman, tetapi teks tidak membahas kecepatan senyuman itu sendiri sampai ke puncak, melainkan waktu mata menunduk relatif terhadap puncak tersebut.
  • 2微笑ほほえむ直前ちょくぜんの視線しせんの動うごきが上うえか下したか (apakah gerakan pandangan tepat sebelum tersenyum itu ke atas atau ke bawah). Pilihan ini mengecoh lewat arah pandangan, padahal kedua ekspresi sama-sama melibatkan gerakan menundukkan pandangan ke bawah (伏ふせる, menundukkan), bukan arah yang berlawanan ke atas atau ke bawah.
  • 3視線しせんを伏ふせるのが微笑ほほえみのピークの前まえか後あとか (apakah menundukkan pandangan terjadi sebelum atau sesudah puncak senyuman). Ini sesuai sempurna dengan isi teks yang membandingkan kondisi satu detik sebelum puncak senyum (恥はじらい) dan tepat sesudah puncak senyum (喜よろこび).
  • 4視線しせんを伏ふせている時間じかんが長ながいか短みじかいか (apakah durasi menundukkan pandangan itu panjang atau pendek). Pilihan ini tampak meyakinkan karena teks menyebut angka satu detik, namun teks membicarakan momen kapan mata mulai ditundukkan, bukan berapa lama mata itu tetap menunduk.

Poin:視線しせんを伏ふせるタイミングのズレピークに達たっする

WACANA / STIMULUS SOAL
「今」の勝負、つまり本番に弱いというひとは、失敗を恐れる気持ちがつよいのだとおもう。誰しも失敗は望まないが、人並み以上に失敗を恐れるのは、皮肉にも精度の高い到達イメージ、完成形が描けている結果だともいえる。
完全なものへの願望は融通に欠ける到達のイメージでひとを縛ってしまうので、「今」起こっている現実そのものに合わせていくという柔軟な態度をゆるさない。予定どおりでないにしろ、その場で、なんとかやり過ごせる(注)、間に合わせられる、という行動が本番では求められているのだ。
(注)やり過ごす:ここでは、切り抜ける
3
筆者によると、本番に弱いひとはどうすればいいか。
1.
事前に描いた完成形にこだわらず、現実に合わせて対応する。
2.
事前に完成形を描かずに、あらゆる事態に備える。
3.
到達イメージを意識しつつ、失敗を恐れない気持ちで臨む。
4.
精度の高い到達イメージに行動を合わせるようにする。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menekankan bahwa orang yang lemah saat saat-saat menentukan perlu bersikap fleksibel menghadapi kenyataan di tempat, alih-alih terbelenggu oleh gambaran bentuk sempurna yang dibayangkan sebelumnya.
Soal ini menanyakan apa yang sebaiknya dilakukan oleh orang yang lemah saat 本番ほんばん (saat-saat menentukan / situasi sebenarnya) menurut penulis. Pada paragraf pertama, penulis memaparkan bahwa orang yang sangat takut gagal justru memiliki 完成形かんせいけい (bentuk sempurna) atau 到達とうたつイメージ (gambaran capaian) yang terlalu tinggi dan detail. Pada paragraf kedua, penulis menjelaskan bahwa keinginan akan hal sempurna itu mengikat seseorang dengan bayangan capaian yang kaku, sehingga menghalangi 柔軟じゅうなんな態度たいど (sikap fleksibel) untuk menyesuaikan diri dengan 現実げんじつ (kenyataan) yang sedang terjadi saat itu. Penulis lalu menyimpulkan bahwa tindakan yang dituntut saat 本番ほんばん adalah kemampuan untuk 切きり抜ぬける (melewati rintangan / mengatasi keadaan) dan mengatasinya di tempat meski tidak sesuai rencana. Oleh karena itu, solusi yang tepat adalah tidak terpaku pada bentuk sempurna yang telah dibayangkan sebelumnya dan bertindak fleksibel menyesuaikan dengan kenyataan.

Terjemahan: Meskipun tidak sesuai rencana, tindakan seperti bagaimanapun caranya bisa melewati situasi dan mengatasinya di tempat itulah yang dituntut dalam saat-saat menentukan.

  • 1事前じぜんに描えがいた完成形かんせいけいにこだわらず、現実げんじつに合あわせて対応たいおうする (tidak terpaku pada bentuk sempurna yang digambarkan sebelumnya, melainkan merespons dengan menyesuaikan kenyataan). Ini merangkum gagasan penulis yang melarang sikap terikat pada gambaran sempurna dan menuntut tindakan fleksibel menyesuaikan kenyataan yang terjadi di tempat.
  • 2事前じぜんに完成形かんせいけいを描えがかずに、あらゆる事態じたいに備そなえる (tidak menggambarkan bentuk sempurna sebelumnya, melainkan bersiap untuk segala situasi). Pilihan ini menggoda karena mengarah pada antisipasi, tetapi teks tidak menyuruh pembaca untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan, melainkan menghadapi apa yang terjadi di tempat secara fleksibel.
  • 3到達とうたつイメージを意識いしきしつつ、失敗しっぱいを恐おそれない気持きもちで臨のぞむ (tetap menyadari gambaran capaian sembari menghadapinya dengan perasaan tidak takut gagal). Pilihan ini menggoda karena menyinggung rasa takut gagal, namun teks justru menyatakan bahwa gambaran capaian itulah yang mengikat seseorang dan memicu rasa takut gagal, sehingga gambaran kaku tersebut tidak seharusnya terus dipertahankan.
  • 4精度せいどの高たかい到達とうたつイメージに行動こうどうを合あわせるようにする (berusaha menyesuaikan tindakan dengan gambaran capaian yang berakurasi tinggi). Pilihan ini menggoda karena memakai kata persis dari teks, padahal maknanya justru kebalikan total dari pesan penulis yang meminta kita menyesuaikan tindakan dengan kenyataan di lapangan, bukan dengan gambaran ideal.

Poin:本番ほんばん完成形かんせいけい柔軟じゅうなんにこだわらず

WACANA / STIMULUS SOAL
日頃の他者とのつきあいでは、相手の一言一言が嘘だと疑ってかかっているわけではない。いちいちそんなふうに接したら失礼にあたる。つまり「性善説」(注)をデフォルト(基本)として相手と接するのが普通だろう。相手の発言は真実だと思ってそれを基準に判断するから、それを嘘だろうと見直すのは難しい。そうすると、仮に多少不自然な言い方やしぐさがあったとしても、そしてそれが実際に嘘の手がかりとして有効であったとしても、見落としてしまう可能性がある。
(注)性善説:人間は生まれつき善い人だという考え方
4
見落としてしまう可能性があるのはなぜか。
1.
普通相手は嘘をつかないと思っているから。
2.
相手を疑うのは失礼だと教えられてきたから。
3.
嘘かどうかを判断する基準を持つのは難しいから。
4.
嘘を見つける有効な手がかりが見つからないから。
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena wacana secara eksplisit menyatakan bahwa kita biasanya menganggap perkataan lawan bicara sebagai kebenaran, sehingga petunjuk kebohongan cenderung terlewatkan.
Soal menanyakan alasan mengapa ada kemungkinan kita melewatkan (見落みおとしてしまう) petunjuk kebohongan lawan bicara. Penulis menjelaskan bahwa dalam pergaulan sehari-hari, kita biasanya menganggap perkataan orang lain sebagai kebenaran (相手あいての発言はつげんは真実しんじつだと思おもって) dan menjadikannya dasar penilaian. Oleh karena itu, kita merasa sulit untuk meninjau kembali apakah perkataan tersebut bohong, sehingga meskipun ada gerak-gerik atau gaya bicara yang tidak wajar sebagai petunjuk kebohongan yang valid, kita tetap berpotensi melewatkannya.

Terjemahan: Karena kita menilai dengan anggapan dasar bahwa ucapan lawan bicara itu benar, sulit untuk meninjau kembali apakah itu bohong, sehingga berpotensi terlewatkan meskipun sebenarnya ada petunjuk yang valid.

  • 1普通ふつう相手あいては嘘うそをつかないと思おもっているから (karena biasanya kita mengira lawan bicara tidak berbohong). Pilihan ini sesuai dengan wacana yang menyatakan bahwa secara umum kita menganggap ucapan lawan bicara adalah kebenaran, sehingga petunjuk kebohongan pun luput dari perhatian.
  • 2相手あいてを疑うたがうのは失礼しつれいだと教おしえられてきたから (karena sudah diajarkan bahwa mencurigai lawan bicara itu tidak sopan). Memang wacana menyinggung bahwa mencurigai setiap kata adalah tindakan tidak sopan (失礼しつれいにあたる), tetapi wacana sama sekali tidak menyatakan bahwa hal itu karena kita sudah diajarkan sejak dulu (教おしえられてきた).
  • 3嘘うそかどうかを判断はんだんする基準きじゅんを持もつのは難むずかしいから (karena sulit memiliki standar untuk menilai bohong atau tidaknya). Wacana justru menyebutkan bahwa kita sudah memiliki patokan, yaitu menganggap perkataan orang benar. Hal yang sulit adalah meninjau kembali (見直みなおすのは難むずかしい) apakah ucapan itu bohong, bukan sulit memiliki standar.
  • 4嘘うそを見みつける有効ゆうこうな手てがかりが見みつからないから (karena tidak bisa menemukan petunjuk efektif untuk mendeteksi kebohongan). Wacana justru mengandaikan bahwa meskipun petunjuk efektif itu sebenarnya ada (有効ゆうこうであったとしても), kita tetap melewatkannya karena asumsi awal kita bahwa orang tersebut jujur.

Poin:見落みおとす〜と思おもって仮かりに〜としても