JLPT N2MODE BACA

JLPT N2 - 2014年07月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 13 SOAL

内容理解(長文) (Pemahaman Teks Panjang)

次の文章を読んで、後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
以下は、目標に向かう姿勢について、ある将棋のプロが書いた文章である。
勝った将棋と負けた将棋。どちらかがより忘れられないかと問われれば――――どちらもあまり覚えていない。勝った喜び、負けた悔しさともに体内に残らない。必要でないと感じられることはどんどん忘れていってしまう性質なのだ。
もちろん、何年の誰との将棋について語らなければならないということがあれば、記憶の糸口(注1)さえ見つかれば、いつか対戦したそのとき手順(注2)をスラスラと思い出すことができる。
しかし、通常はそんなことはしない。それを思い返したところで、先へとつながるものだとは思えないからだ。
必要なのは、前に進んでいくこと、そのための歩み(注3)を刻んでいくことだ。
これからの道のりも長い。それを進んでいくために必要とされるのは、マラソン選手のような意識とでもいうのだろうか。一気にダッシュするのではなく、瞬間的に最高スピードを出そうとするのでもなく、正確にラップを刻んでいくことだ。1キロを4分で走るとしたら、次の1キロも、そのまた次の1キロも・・・・・・と、同じようにラップ(注4)を刻むこと。それを意識的に続けていくことだ。
それには、「長い距離をずっと走り続けねばならない」と考えるのではなく、すぐそこの、あの角までを目標に、そこまではとりあえず走ってみようといった小さな目標を定めながら走るのがいいと思う。
ゴールまであと200キロあると言われたら、たいていの人はイヤになる。走るのをやめてしまうだろう。しかし、あと1キロだけ、あと1キロ走れば・・・・・・と思えば続けられる。この1キロ、今度の1キロ・・・・・・と繰り返すうちに気がついたら200キロになっていることもあるだろう。そうなっていることを目指したい。
歩けない距離は走れない、という話を聞いたこともある。なるほど、たしかにそうだと思った。歩けるかどうかは、スピードとか記録とかの前にベース(注5)となる最低限の保証だ。まずはその距離を歩いてみる。そこで無理だと思うなら、走るなど到底できないことだ。他の誰かが隣を駆け抜けていったとしても、自分には無理なことなのだ。だから、まずは歩いてみる。そして、歩けそうならば走ってみる。急ぐ必要はない。同じペースでラップを刻みながら行けばいい。それは、無理をしないことだ。自然にできることを続けていくという健全さ(注6)なのだ。
(羽生善治『直感力』による)
(注1) 糸口: きっかけ
(注2) 手順: ここでは、試合の進み方
(注3) 歩みを刻む: ここでは、一歩を確実に進める
(注4) ラップを刻む: ここでは、一定の距離を同じスピードで走る
(注5) ベース: 土台
(注6) 健全さ: ここでは、当たり前で、いいこと
1
(71) 過去の対戦に対して、筆者はどのような態度をとっているか。
1.
思い返して次につなげる。
2.
負けた対戦は思い返さない。
3.
役に立つ対戦だけを思い返す。
4.
必要がなければ思い返さない。
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena penulis menegaskan bahwa dalam keadaan biasa ia tidak mengingat kembali pertandingan masa lalu, kecuali bila ada keharusan untuk membicarakannya.
Soal menanyakan sikap penulis terhadap 対戦たいせん (pertandingan) di masa lalu. Pada bagian awal teks, penulis menyatakan bahwa ia tidak begitu mengingat baik kemenangan maupun kekalahan karena ia terbiasa melupakan hal-hal yang dirasa tidak perlu. Penulis juga menambahkan bahwa bila memang harus menceritakan pertandingan tertentu, ia sebenarnya sanggup mengingat kembali urutan langkahnya dengan lancar. Akan tetapi, pada kondisi normal ia memilih tidak melakukannya karena menganggap kilas balik semacam itu tidak membimbing langkahnya menuju masa depan. Sikap ini sejalan dengan pernyataan bahwa ia tidak akan mengingat kembali pertandingan tersebut apabila tidak ada kebutuhan mendesak, seperti yang tertulis pada pilihan 4.

Terjemahan: Namun, biasanya saya tidak melakukan hal itu karena saya merasa dengan mengingatnya kembali pun, itu tidak akan menjadi sesuatu yang terhubung ke masa depan.

  • 1思おもい返かえして次つぎにつなげる (mengingat kembali lalu menghubungkannya ke langkah berikutnya). Pilihan ini tampak meyakinkan karena secara umum kilas balik pertandingan sering dipandang berguna untuk masa depan, tetapi penulis secara tegas membantahnya melalui kalimat 思おもい返かえしたところで、先さきへとつながるものだとは思おもえない (meskipun mengingatnya kembali, saya tidak merasa itu akan terhubung ke masa depan), sehingga maknanya justru bertentangan dengan isi teks.
  • 2負まけた対戦たいせんは思おもい返かえさない (tidak mengingat kembali pertandingan yang kalah). Pilihan ini mengecoh karena rasa sesal akibat kekalahan sering dihindari, tetapi penulis menyatakan bahwa baik perasaan senang saat menang maupun rasa kecewa saat kalah sama-sama tidak tersisa di tubuhnya. Ia tidak membedakan perlakuannya terhadap pertandingan yang kalah saja.
  • 3役やくに立たつ対戦たいせんだけを思おもい返かえす (hanya mengingat kembali pertandingan yang berguna). Pilihan ini menjebak lewat kesan efisiensi, namun bacaan tidak pernah menyebutkan bahwa penulis menyortir pertandingan yang bermanfaat untuk diingat kembali; sebaliknya, secara umum ia menilai tindakan mengingat masa lalu itu sendiri tidak membawa kemajuan.
  • 4必要ひつようがなければ思おもい返かえさない (tidak mengingat kembali jika tidak ada keperluan). Penulis menjelaskan bahwa dirinya mudah melupakan hal yang tidak penting dan hanya bersedia menggali kembali memori pertandingannya bila ada situasi yang mewajibkannya bercerita, sedangkan biasanya ia sengaja tidak melakukannya.

Poin:たところで思おもい返かえす

2
(72) 「長い距離をずっと走り続けねばならない」と考えるのではなくとあるが、その理由は何か。
1.
走ることが楽しく感じられるから
2.
ゴールまで走り続けやすくなるから
3.
走っているときの不安がなくなるから
4.
同じペースで走り続けることができるから
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena penulis menjelaskan bahwa jika memikirkan jarak jauh yang tersisa, orang cenderung menyerah, namun dengan menetapkan target kecil secara bertahap, seseorang dapat terus berlari hingga mencapai garis finis tanpa terasa.
Soal ini menanyakan alasan penulis menyarankan agar kita tidak berpikir 長ながい距離きょりをずっと走はしり続つづけねばならない (harus terus berlari menempuh jarak yang jauh).
Dalam wacana, penulis melanjutkan bahwa jika diberitahu masih ada 200 km lagi hingga finis, kebanyakan orang akan merasa enggan dan berhenti berlari. Sebaliknya, jika membagi rute ke dalam target-target kecil seperti berpikir "tinggal 1 km lagi", orang akan bisa terus melangkah. Tanpa disadari, pengulangan langkah demi langkah tersebut akan membawa seseorang menempuh jarak 200 km itu sampai akhir. Dengan demikian, tujuannya adalah agar seseorang dapat terus berlari sampai ke tujuan akhir tanpa putus asa di tengah jalan. Oleh sebab itu, pernyataan pada pilihan 2 adalah yang paling tepat menggambarkan alasan tersebut.

Terjemahan: Namun, jika berpikir "hanya 1 kilometer lagi, asal lari 1 kilometer lagi...", kita akan bisa melanjutkannya, dan sambil mengulang "1 kilometer ini, 1 kilometer berikutnya...", tanpa disadari bisa saja sudah mencapai 200 kilometer.

  • 1走はしることが楽たのしく感かんじられるから (karena berlari terasa menyenangkan). Teks tidak pernah menyinggung bahwa menetapkan target kecil bertujuan agar kegiatan lari terasa menyenangkan atau menghibur. Alasan ini tampak menggoda sebagai efek positif secara umum, namun tidak sesuai dengan isi bacaan.
  • 2ゴールまで走はしり続つづけやすくなるから (karena menjadi lebih mudah untuk terus berlari hingga garis finis). Penulis menyatakan bahwa target kecil membuat seseorang dapat terus bertahan (続つづけられる) hingga tanpa disadari berhasil menuntaskan jarak 200 km (気きがついたら200キロになっている).
  • 3走はしっているときの不安ふあんがなくなるから (karena rasa cemas saat berlari menjadi hilang). Teks menyebutkan bahwa orang akan merasa enggan (イヤになる) dan berhenti berlari, bukan merasa cemas atau takut (不安ふあん).
  • 4同おなじペースで走はしり続つづけることができるから (karena bisa terus berlari dengan ritme yang sama). Konsep menjaga ritme yang sama memang dibahas pada paragraf sebelum dan sesudahnya, sehingga pilihan ini tampak sangat meyakinkan. Namun, alasan khusus mengapa kita tidak boleh membayangkan jarak yang jauh melainkan fokus pada target dekat adalah untuk mencegah keputusasaan agar kita tidak berhenti di tengah jalan, bukan semata-mata soal menjaga tempo.

Poin:理由りゆうの読よみ取とり〜のではなく〜うちに

3
(73) この文章で筆者が最も言いたいことは何か。
1.
できる範囲のことを続け、前に進んでいくことが大切だ。
2.
できないことでも、必死に頑張ればいつか達成できる。
3.
目標は小さくても、それを見つけることで前進できる。
4.
目標を立てる前に、自身の能力を知ることが重要だ。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menekankan bahwa hal terpenting dalam melangkah menuju sasaran jangka panjang adalah tidak memaksakan diri, terus melakukan hal-hal yang wajar bisa dilakukan pada laju stabil, dan melangkah maju ke depan.
Soal ini menanyakan pesan utama yang paling ingin disampaikan oleh 筆者ひっしゃ (penulis). Di sepanjang wacana, penulis memakai analogi lari maraton untuk menjelaskan cara menghadapi perjalanan panjang menuju sasaran. Pada paragraf keempat disebutkan bahwa hal yang dibutuhkan adalah 前まえに進すすんでいくこと (bergerak maju ke depan). Kemudian pada paragraf terakhir, penulis menegaskan prinsip 歩あるけない距離きょりは走はしれない (jarak yang tidak bisa ditempuh dengan berjalan tidak akan bisa ditempuh dengan berlari) dan menyimpulkan dengan kalimat 無理むりをしないことだ。自然しぜんにできることを続つづけていくという健全けんぜんさなのだ (kuncinya adalah tidak memaksakan diri, menjaga kewajaran dengan terus melakukan apa yang secara alami bisa dilakukan). Gagasan utama bahwa seseorang perlu terus melakukan hal dalam batas kemampuannya secara konsisten untuk melangkah maju terangkum paling tepat pada pilihan 1.

Terjemahan: Kuncinya adalah tidak memaksakan diri; menjaga kewajaran dengan terus melakukan apa yang secara alami bisa kita lakukan.

  • 1できる範囲はんいのことを続つづけ、前まえに進すすんでいくことが大切たいせつだ (Penting untuk terus melakukan hal-hal dalam batas kemampuan diri dan melangkah maju). Ini merangkum inti gagasan penulis pada paragraf keempat tentang pentingnya melangkah maju serta paragraf terakhir tentang pentingnya tidak memaksakan diri dan terus melanjutkan apa yang sanggup dilakukan secara alami.
  • 2できないことでも、必死ひっしに頑張がんばればいつか達成たっせいできる (Meskipun hal yang tidak bisa dilakukan, jika berjuang mati-matian suatu saat bisa tercapai). Pilihan ini sangat menggoda bagi orang yang mengira pesan motivasi selalu tentang kerja keras pantang menyerah. Namun, penulis justru menyatakan sebaliknya: bila berjalan saja mustahil, berlari jelas tidak mungkin, sehingga kita tidak boleh memaksakan diri.
  • 3目標もくひょうは小ちいさくても、それを見みつけることで前進ぜんしんできる (Meski targetnya kecil, dengan menemukannya kita bisa maju). Pilihan ini menggoda karena teks menyinggung tentang menetapkan target-target kecil seperti berlari sampai tikungan terdekat. Namun, fokus teks bukan pada proses menemukan target kecil, melainkan pada konsistensi berlari dengan kecepatan stabil dan tidak memaksakan diri di luar batas.
  • 4目標もくひょうを立たてる前まえに、自身じしんの能力のうりょくを知しることが重要じゅうようだ (Penting untuk mengetahui kemampuan diri sendiri sebelum menentukan target). Pilihan ini menggoda karena penulis membahas apakah diri kita mampu berjalan atau tidak. Namun, mengetahui kemampuan diri hanya langkah awal untuk menilai apakah kita memaksakan diri atau tidak, bukan kesimpulan pokok dari seluruh teks.

Poin:筆者ひっしゃの主張しゅちょう無理むりをしない〜に進すすむ