JLPT N2MODE BACA

JLPT N2 - 2014年07月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 112 SOAL

文法形式の判断 (Bentuk Tata Bahasa)

次の文の( )に入れるのに最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
1
料理の本に書いてある( )作ってもみたのだが、なぜかうまくいかなかった。
1.
ようで
2.
もとで
3.
ほどに
4.
とおりに
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 4 benar karena pola 通とおりに (sesuai dengan) tepat digunakan untuk menyatakan suatu tindakan yang dilakukan persis mengikuti petunjuk yang tertulis di dalam buku.
Soal ini menguji penguasaan pola tata bahasa yang menyatakan pelaksanaan suatu perbuatan persis sesuai acuan, instruksi, atau rencana yang ada sebelumnya. Kalimat pada soal memuat frasa 料理りょうりの本ほんに書かいてある (tertulis di buku masakan) di depan bagian rumpang. Makna yang ingin disampaikan pembicara adalah bahwa ia sudah mencoba memasak persis mengikuti resep yang tertulis di buku masak tersebut, tetapi entah mengapa hasilnya tidak berjalan lancar. Pola yang mengekspresikan makna persis seperti atau sesuai petunjuk adalah 通とおりに, yang dapat disambungkan langsung setelah kata kerja bentuk biasa non-lampau maupun bentuk lampau, termasuk bentuk 書かいてある.

Terjemahan: Padahal saya sudah mencoba memasak sesuai dengan yang tertulis di buku masakan, tetapi entah mengapa tidak berjalan lancar.

  • 1ようで (sepertinya). Pilihan ini mengecoh karena pembelajar sering teringat pola ように (seperti), padahal partikel de di sini membentuk bentuk penyambung dari kopula ragam praduga ようだ (tampaknya), sehingga secara makna maupun fungsi tidak bisa digunakan untuk memodifikasi kata kerja 作つくる (membuat) dalam konteks mengikuti instruksi.
  • 2もとで (di bawah naungan). Pilihan ini mengecoh karena mengandung arti bersumber dari suatu hal, namun secara umum hanya dipasangkan dengan nomina orang atau situasi seperti 指導しどう (bimbingan), misalnya pada 先生せんせいの指導しどうのもとで (di bawah bimbingan guru), bukan untuk merujuk pada petunjuk langkah demi langkah di buku.
  • 3ほどに (sedemikian hingga). Pilihan ini mengecoh karena menunjukkan perbandingan taraf atau derajat, bukan kesesuaian tindakan dengan pedoman atau cara tertulis.
  • 4とおりに (sesuai dengan). Pola ini sangat tepat disandingkan setelah frasa 書かいてある untuk menunjukkan bahwa kegiatan memasak dilakukan persis mengikuti resep yang tertulis.

Poin:~通とおりに

2
村田「青木くんって、本当に面白い人だよね。」 西野「うん。彼、人を笑わせることに( )天才だからね。」
1.
向けては
2.
かけては
3.
沿っては
4.
わたっては
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 2 benar karena pola ~に掛かけては digunakan untuk menyatakan bahwa dalam bidang atau hal tertentu, seseorang memiliki keahlian atau kemampuan yang luar biasa, cocok dengan kata 天才てんさい (jenius) setelahnya.
Soal ini menguji pemahaman pola tata bahasa yang menyatakan keunggulan seseorang dalam bidang tertentu. Pada percakapan, 村田むらた (Murata) memuji bahwa 青木あおき (Aoki) adalah orang yang sangat lucu. 西野にしの (Nishino) menyetujuinya dan menegaskan bahwa jika menyangkut hal membuat orang tertawa (人ひとを笑わらわせること), Aoki adalah seorang jenius. Pola yang berpasangan dengan ungkapan kemampuan atau evaluasi tinggi seperti 天才てんさい adalah pola ~に掛かけては (kalau soal / dalam urusan). Pilihan lain memiliki fungsi gramatikal yang berbeda dan tidak lazim diikuti pujian keahlian semacam ini.

Terjemahan: Murata: "Aoki itu orangnya benar-benar lucu ya." Nishino: "Iya. Dia itu kalau soal membuat orang tertawa memang jenius sih."

  • 1に向むけては (ditujukan untuk). Bentuk ~に向むけて digunakan untuk menyatakan target sasaran atau tujuan yang ingin dicapai, bukan untuk menunjukkan bidang keahlian seseorang.
  • 2に掛かけては (kalau soal / dalam hal). Pola ini melekat pada kata benda atau kata kerja bentuk kamus ditambah こと, lalu diikuti oleh penilaian bahwa subjek sangat hebat atau tak terkalahkan dalam bidang tersebut.
  • 3に沿そっては (mengikuti / sesuai dengan). Pola ~に沿そって digunakan ketika melakukan sesuatu berpatokan pada aturan, panduan, atau alur tertentu, sehingga tidak cocok secara makna di sini.
  • 4にわたっては (mencakup / sepanjang). Pola ~にわたって digunakan untuk menunjukkan rentang waktu, tempat, atau lingkup yang luas, bukan keahlian atau talenta seseorang.

Poin:~にかけては

3
山田「私、青木先輩のようにカメラマンの仕事をしたいと思っているんです。ぜひ青木先輩のお話を( )いただけないでしょうか。」 青木「ああ、かまわないよ。」
1.
聞いて
2.
聞けて
3.
聞かせて
4.
聞かれて
PENJELASAN SOAL:
Pola 使役形しえきけい (bentuk kausatif) yang digabung dengan ~ていただけないでしょうか digunakan untuk memohon izin dengan sopan agar pembicara diperbolehkan melakukan sesuatu, sehingga 聞きかせて adalah bentuk yang tepat.
Soal ini menguji pemahaman tentang pemakaian bentuk kausatif dalam ungkapan permohonan sopan. 山田やまだ (Yamada) ingin mendengarkan cerita atau pengalaman dari 青木あおき先輩せんぱい (senior Aoki). Dalam bahasa Jepang, pola ~させていただけないでしょうか (sudikah Anda mengizinkan saya untuk...) digunakan ketika pembicara memohon agar lawan bicara memperbolehkannya melakukan suatu tindakan. Karena tindakan mendengar cerita dilakukan oleh 山田やまだ, kata kerja 聞きく (mendengar) harus diubah ke bentuk kausatif menjadi 聞きかせる (memperdengarkan atau membiarkan mendengar), lalu disambung menjadi 聞きかせていただけないでしょうか (sudikah Anda menceritakannya kepada saya).

Terjemahan: Yamada: Saya berniat ingin bekerja sebagai fotografer seperti Senior Aoki. Bolehkah saya mendengarkan cerita dari Senior Aoki? Aoki: Ah, tentu saja boleh.

  • 1聞きいて (mendengar), bentuk ~ていただけないでしょうか ditujukan agar lawan bicara yang melakukan tindakan. Jika menggunakan pilihan ini, artinya menjadi meminta Senior Aoki yang mendengarkan, padahal objeknya adalah cerita milik Senior Aoki yang ingin didengarkan oleh Yamada.
  • 2聞きけて (dapat mendengar), bentuk potensial tidak lazim dipadukan langsung dengan ~ていただけないでしょうか untuk meminta izin melakukan sesuatu.
  • 3聞きかせて (membiarkan mendengar / memperdengarkan), merupakan bentuk kausatif yang tepat untuk menyatakan permohonan izin agar si pembicara diperkenankan mendengarkan penuturan dari lawan bicara.
  • 4聞きかれて (didengar atau ditanyai), merupakan bentuk pasif yang maknanya tidak sesuai untuk mengungkapkan permohonan meminta lawan bicara bercerita.

Poin:~させていただけないでしょうか使役形しえきけい

4
今回の京都旅行は、天気が悪い日が多かったが、行きたかったお寺には行けたし、( )楽しめた。
1.
そのうえ
2.
それなりに
3.
そのころに
4.
それどころか
PENJELASAN SOAL:
Ungkapan それなりに (lumayan / sesuai kondisinya) tepat untuk menyatakan bahwa meskipun ada kekurangan karena cuaca buruk, perjalanan tersebut tetap dapat dinikmati sepadan dengan situasinya.
Soal ini menguji pemahaman adverbia dan ungkapan penghubung dalam bahasa Jepang. Kalimat diawali dengan klausa yang menyebutkan kondisi yang kurang ideal, yaitu 今回こんかいの京都きょうと旅行りょこうは、天気てんきが悪わるい日ひが多おおかったが (perjalanan ke 京都きょうと kali ini memang banyak hari bercuaca buruk, tetapi...). Kemudian diikuti hal positif 行いきたかったお寺てらには行いけたし (bisa pergi ke kuil-kuil yang ingin dikunjungi). Untuk mengisi rumpang sebelum 楽たのしめた (bisa menikmati), dibutuhkan ungkapan yang menunjukkan bahwa pembicara tetap bisa menikmati perjalanannya dengan taraf tertentu sesuai situasi yang ada, meskipun kondisinya tidak sempurna. Ungkapan それなりに berarti sesuai dengan keadaannya atau dalam tarafnya sendiri, sehingga sangat pas dengan konteks kalimat.

Terjemahan: Perjalanan ke Kyoto kali ini memang banyak hari yang cuacanya buruk, tetapi karena bisa pergi ke kuil-kuil yang ingin saya kunjungi, saya tetap lumayan bisa menikmatinya.

  • 1そのうえ (selain itu / ditambah lagi) adalah konjungsi penambahan yang digunakan untuk menambahkan hal yang sejalan dengan klausa sebelumnya. Pilihan ini menggoda karena ada partikel し (dan / lagipula), tetapi そのうえ biasanya berdiri sendiri di awal klausa penjelas baru, bukan diselipkan tepat sebelum verba untuk memodifikasi cara menikmatinya.
  • 2それなりに (lumayan / dengan caranya sendiri / sesuai taraf keadaannya) tepat dipakai bersama verba 楽たのしめた untuk menyatakan bahwa pembicara bisa menikmati perjalanannya dalam batas-batas yang memungkinkan mengingat cuaca yang buruk.
  • 3そのころに (pada saat itu / sekitar waktu itu) digunakan untuk menunjuk titik waktu tertentu di masa lalu. Pilihan ini menggoda bagi pembelajar yang mengira frasa waktu dibutuhkan, padahal konteks kalimat membicarakan penilaian terhadap keseluruhan perjalanan, bukan kejadian pada titik waktu tertentu.
  • 4それどころか (jangankan begitu, malah...) digunakan untuk membalikkan ekspektasi secara drastis atau menegaskan kontras ekstrem yang berlawanan. Pilihan ini tidak cocok karena kalimat tidak menyangkal pernyataan sebelumnya melainkan memberikan kesimpulan positif yang moderat.

Poin:それなりに

5
バス停に着いたとき、出発時刻の1時間前に空港に着くバスがちょうど来たので( )が、満員で乗れず、結局、飛行機に間に合わなかった。
1.
乗っている途中だった
2.
乗ったところだ
3.
乗っているつもりだった
4.
乗ろうとした
PENJELASAN SOAL:
Kunci 4 tepat karena menyatakan usaha untuk naik yang gagal akibat bus sudah penuh.
Soal ini menanyakan bentuk yang paling tepat untuk mengisi bagian kosong berdasarkan urutan kejadian dan hubungan sebab-kontras: bus datang, pembicara berusaha naik, tetapi gagal karena penuh. Pilihan 4 benar karena menyatakan tindakan yang dicoba atau hendak dilakukan, lalu kegagalannya dijelaskan secara logis oleh keadaan bus yang penuh.

Terjemahan: Ketika tiba di halte bus, kebetulan datang bus yang akan tiba di bandara satu jam sebelum waktu keberangkatan. Saya mencoba naik, tetapi bus itu penuh sehingga saya tidak bisa naik; akhirnya saya tidak sempat mengejar pesawat.

  • 1乗のっている途中とちゅうだった (sedang berada di tengah perjalanan dengan bus itu). Pilihan ini mungkin menggoda karena menunjukkan proses yang sedang berlangsung, tetapi artinya pembicara sudah berada di dalam bus dan sedang menumpanginya. Hal ini bertentangan dengan informasi bahwa pembicara tidak berhasil naik karena bus penuh.
  • 2乗のったところだ (baru saja naik). Pilihan ini menggoda karena menyatakan peristiwa yang baru terjadi, tetapi maknanya justru mengatakan bahwa pembicara telah berhasil naik. Ini tidak cocok dengan bagian setelahnya yang menyatakan bahwa pembicara tidak dapat naik.
  • 3乗のっているつもりだった (mengira bahwa diri sendiri sedang naik). Pilihan ini mungkin tampak cocok karena つもり dapat berkaitan dengan niat, tetapi bentuk ini menyatakan anggapan mengenai keadaan sedang naik, bukan rencana untuk naik. Untuk menyatakan rencana, bentuk yang lazim adalah 乗のるつもりだった (berniat naik), tetapi itu pun tidak sejelas pilihan 4 dalam menunjukkan usaha yang gagal.
  • 4乗のろうとした (mencoba naik). Bentuk ini menyatakan bahwa pembicara melakukan usaha untuk naik bus, tetapi usaha tersebut tidak berhasil. Karena setelahnya ada penjelasan bahwa bus penuh dan pembicara tidak dapat naik, bentuk ini paling sesuai.

Poin:〜ようとする〜ている途中とちゅう〜たところ〜つもり

6
友達の中には、仕事が休みの日はすることがなくて、暇( )と言う人もいる。
1.
でしょうがない
2.
そうにない
3.
にすぎない
4.
すらない
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 1 benar karena pola 暇ひまでしょうがない dipakai untuk menyatakan perasaan atau kondisi yang luar biasa senggang hingga tak tertahankan, sesuai dengan alasan tidak ada kegiatan saat hari libur.
Soal ini menanyakan ungkapan tata bahasa level N2 yang tepat untuk mengekspresikan intensitas perasaan atau keadaan emosional subjektif. Pada konteks kalimat, pembicara membahas teman yang tidak tahu harus melakukan apa saat hari libur kerja, sehingga merasa sangat senggang atau bosan. Pola ~てしょうがない atau ~でしょうがない melekat pada kata sifat atau kata kerja yang menyatakan perasaan atau sensasi spontan untuk menekankan bahwa keadaan tersebut amat sangat dirasakan hingga tak terbendung. Karena 暇ひま (senggang) merupakan 形容動詞けいようどうし (kata sifat-na), bentuk sambungnya menjadi 暇ひまで lalu disambung dengan しょうがない. Pilihan lain tidak cocok baik secara makna maupun aturan penyambungan tata bahasa.

Terjemahan: Di antara teman-temanku, ada juga orang yang berkata bahwa di hari libur kerja tidak ada yang bisa dilakukan sehingga bosan setengah mati.

  • 1でしょうがない (sangat / tak tertahankan) melekat tepat pada kata sifat-na 暇ひま dan secara alami mengekspresikan keluhan bahwa seseorang merasa amat sangat senggang karena tidak ada yang dikerjakan.
  • 2そうにない (tampaknya tidak akan) menggoda karena pembelajar mungkin mengiranya menyatakan perkiraan, padahal pola ini hanya dapat menempel pada 連用形れんようけい (batang kata kerja bentuk masu), bukan pada kata sifat, dan maknanya menunjukkan kemungkinan kecil terjadinya suatu hal sehingga tidak pas.
  • 3にすぎない (tidak lebih dari / hanya) menggoda dari segi pembentukan kalimat yang bisa menempel pada kata benda atau kata sifat-na, tetapi maknanya menyatakan batas minimal atau meremehkan suatu hal, sehingga tidak logis untuk menjelaskan alasan tidak ada kegiatan yang membuat bosan.
  • 4すらない (bahkan ... pun tidak) menggoda sebagai penekanan ekstrem, tetapi pola ini berfungsi sebagai partikel penegas yang diikuti bentuk negatif untuk menyatakan contoh paling dasar yang tidak terpenuhi, sehingga tidak cocok untuk melengkapi kalimat ini.

Poin:~てしょうがない / ~でしょうがない形容動詞の接続 (penyambungan kata sifat-na)

7
森田「村山さん、Y社の川西部長が( )。会議室でお待ちです。」 村山「わかりました。」
1.
参りました
2.
承りました
3.
見えました
4.
伺いました
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban nomor 3 benar karena subjek kalimat adalah 川西かわにし部長ぶちょう (Kepala Bagian Kawanishi) dari perusahaan mitra (pihak luar), sehingga harus menggunakan 尊敬語そんけいご (ragam hormat), dan 見みえました merupakan ragam hormat dari kata 来くる (datang).
Soal ini menguji pemahaman tentang pemakaian ragam bahasa sopan (敬語けいご), khususnya membedakan antara 尊敬語そんけいご untuk meninggikan pihak luar/lawan bicara dan 謙譲語けんじょうご (ragam merendah) untuk diri sendiri atau kelompok sendiri. Subjek pada kalimat rumpang tersebut adalah Y社しゃの川西かわにし部長ぶちょう (Kepala Bagian Kawanishi dari perusahaan Y). Karena beliau adalah tamu atau rekan bisnis dari perusahaan lain, tindakannya datang ke kantor harus diungkapkan dengan 尊敬語そんけいご. Dalam bahasa Jepang, kata 見みえる selain berarti kelihatan juga digunakan sebagai 尊敬語そんけいご dari 来くる, setara dengan いらっしゃる. Kalimat berikutnya juga memperkuat konteks bahwa beliau sudah tiba dan sedang menunggu, yaitu 会議室かいぎしつでお待まちです (sedang menunggu di ruang rapat).

Terjemahan: Morita: "Tuan Murayama, Kepala Bagian Kawanishi dari perusahaan Y telah tiba. Beliau sedang menunggu di ruang rapat." Murayama: "Baik, saya mengerti."

  • 1参まいりました (telah datang/pergi) adalah 謙譲語けんじょうご dari 来くる atau 行いく. Pilihan ini menggoda karena maknanya memang berkaitan dengan kedatangan, tetapi ragam merendah tidak boleh dipakai untuk tindakan tamu atau orang luar yang harus dihormati.
  • 2承うけたまわりました (telah mendengar/menerima) adalah 謙譲語けんじょうご dari 聞きく (mendengar) atau 引ひき受うける (menerima tugas/pesanan). Pilihan ini menggoda karena sering terdengar dalam percakapan bisnis, tetapi artinya tidak cocok dengan konteks seseorang yang telah tiba di kantor.
  • 3見みえました (telah tiba/datang) adalah 尊敬語そんけいご dari 来くる, sehingga sangat tepat digunakan untuk menghormati kedatangan tamu dari perusahaan Y.
  • 4伺うかがいました (telah berkunjung/bertanya) adalah 謙譲語けんじょうご dari 訪たずねる (berkunjung) atau 聞きく (bertanya). Pilihan ini menggoda karena bermakna mengunjungi, tetapi karena merupakan ragam merendah, penggunaannya harus untuk tindakan si pembicara sendiri, bukan untuk tamu.

Poin:尊敬語謙譲語見える

8
医者「明日になっても熱が下がらない( )、この薬を飲んでください。」
1.
ようであれば
2.
からであれば
3.
というようには
4.
というからには
PENJELASAN SOAL:
Pola ようであれば digunakan untuk menyatakan pengandaian kondisi atau situasi secara halus dan formal, sehingga sangat tepat digunakan oleh dokter ketika memberikan instruksi kepada pasien.
Soal ini menguji pemahaman mengenai ungkapan pengandaian yang bernuansa formal dan sopan untuk menyatakan kondisi atau keadaan tertentu. Pada kalimat soal, seorang dokter (医者い・しゃ) memberikan instruksi kepada pasien mengenai tindakan yang harus diambil bila suatu kondisi terjadi di masa depan. Pola ようであれば berasal dari bentuk 助動詞じょ・どう・し (kata kerja bantu) ようだ yang diubah ke bentuk pengandaian 条件形じょう・けん・けい (bentuk syarat) ば, bermakna jika keadaannya atau situasinya demikian. Ungkapan ini sangat lazim digunakan dalam percakapan bisnis atau medis untuk memberi anjuran, saran, atau instruksi bersyarat secara santun.

Terjemahan: Dokter: Kalau besok pun demamnya belum turun juga, silakan minum obat ini.

  • 1ようであれば (kalau keadaannya demikian), tepat menyambung bentuk 普通形ふ・つう・けい (bentuk biasa) dari 熱ねつが下さがらない (demam tidak turun) untuk membentuk syarat pengandaian halus yang diikuti kalimat instruksi atau saran.
  • 2からであれば (jika dari/karena), menggoda karena ada unsur syarat であれば, tetapi partikel から tidak bisa dipakai langsung setelah bentuk negatif kata kerja untuk menyatakan pengandaian kondisi waktu mendatang seperti ini.
  • 3というようには (seperti halnya), menggoda karena memakai unsur よう, tetapi diakhiri dengan partikel perbandingan atau pembatas には yang biasanya diikuti kalimat penyangkal atau penjelasan lanjutan, bukan kalimat perintah atau permintaan seperti 飲のんでください (tolong minum).
  • 4というからには (karena sudah mengatakan bahwa), menggoda bagi pembelajar karena merupakan pola tata bahasa JLPT N2 yang terkenal, tetapi pola ini digunakan saat pembicara menyatakan tekad, keharusan, atau penilaian yang kuat berdasarkan perkataan orang lain, bukan untuk pengandaian kondisi tubuh pasien di masa depan.

Poin:ようであればようなら条件表現

9
(歌の練習で) 先生「最初は、緊張して大きな声で歌えないと思います。でも、( )だんだん大きな声で歌えるようになりますよ。」
1.
練習していくうちに
2.
練習してでも
3.
練習するのに対して
4.
練習するのに比べて
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 1 benar karena pola 練習れんしゅうしていくうちに menyatakan bahwa seiring berjalannya suatu proses latihan, terjadi perubahan bertahap secara alami yang ditandai oleh kata 次第しだいに atau だんだん (lama-kelamaan/berangsur-angsur).
Soal ini menguji pemahaman tentang ungkapan yang menyatakan perubahan kondisi yang terjadi secara perlahan selagi suatu tindakan berulang atau berlangsung terus-menerus. Pada kalimat soal, guru mengatakan bahwa pada awalnya murid mungkin gugup sehingga tidak bisa bernyanyi dengan suara lantang, tetapi seiring terus berlatih, lama-kelamaan murid akan menjadi bisa bernyanyi lantang. Pola bentuk te iku ditambah 内うちに, yaitu ~ていくうちに (seiring terus melakukan...), sangat tepat berpasangan dengan perubahan alami yang ditunjukkan oleh frasa だんだん~ようになる (lama-kelamaan menjadi bisa...).

Terjemahan: Pada awalnya, saya rasa kalian gugup sehingga tidak bisa bernyanyi dengan suara lantang. Tetapi, seiring terus berlatih, lama-kelamaan kalian akan bisa bernyanyi dengan suara lantang kok.

  • 1練習れんしゅうしていくうちに (seiring terus berlatih) tepat karena pola ini mengekspresikan perubahan alami yang terjadi secara berangsur-angsur sejalan dengan proses tindakan yang berlanjut.
  • 2練習れんしゅうしてでも (meskipun harus berlatih) menggoda karena memiliki nuansa kesungguhan, tetapi pola ~てでも digunakan untuk menyatakan tekad kuat melakukan sesuatu sampai rela menempuh cara yang ekstrem atau sulit, bukan untuk perubahan bertahap alami.
  • 3練習れんしゅうするのに対たいして (berlawanan dengan berlatih / terhadap latihan) menggoda karena diawali kata 練習れんしゅうする, tetapi pola ~に対たいして dipakai untuk membandingkan dua hal yang berlawanan atau menyatakan sikap terhadap suatu objek, sehingga tidak masuk akal dalam konteks ini.
  • 4練習れんしゅうするのに比くらべて (dibandingkan dengan berlatih) menggoda sebagai ungkapan perbandingan, namun pola ~に比くらべて berfungsi memperbandingkan dua hal yang berbeda tingkat atau sifatnya, bukan menyatakan proses waktu dan perubahan kemampuan.

Poin:~うちに~ていくうちに

10
監督「みんな、今日は本当によくやった。この調子であしたの決勝戦もがんばろう。おれたちが勝って世間を( )じゃないか。」
1.
驚いてやろう
2.
驚いてもらおう
3.
驚かせてやろう
4.
驚かせてもらおう
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 3 benar karena verba intransitif 驚おどろく (terkejut) memerlukan bentuk kausatif 驚おどろかせる (mengejutkan) saat berpasangan dengan partikel を, lalu digabungkan dengan pola ~てやる untuk menyatakan tekad menantang pihak luar.
Soal ini menguji ketepatan penggabungan bentuk kausatif (使役しえき) dan verba bantu (補助動詞ほじょどうし) yang menyatakan arah tindakan (授受表現じゅじゅひょうげん). Kalimat sebelumnya menunjukkan 監督かんとく (pelatih) yang membakar semangat timnya menjelang 決勝戦けっしょうせん (babak final). Bagian rumpang didahului frasa 世間せけんを (masyarakat/dunia luar). Verba dasarnya adalah 驚おどろく yang bersifat intransitif. Untuk dapat mengambil objek berpartikel を, verba tersebut harus diubah menjadi bentuk kausatif, yaitu 驚おどろかせる. Selanjutnya, pelatih ingin mengajak anak asuhnya untuk menunjukkan kehebatan mereka kepada dunia luar dengan rasa percaya diri yang tinggi. Nuansa tindakan agresif atau tekad kuat yang diarahkan ke pihak luar dinyatakan dengan ~てやる (dalam bentuk ajakan ~てやろう), bukan ~てもらう yang berarti meminta orang lain melakukan sesuatu untuk kita. Bentuk akhiran じゃないか di sini berfungsi sebagai ajakan (mari kita...). Oleh karena itu, paduan yang tepat adalah 驚おどろかせてやろう (mari kita buat dunia terkejut).

Terjemahan: Pelatih: Semuanya, hari ini kalian benar-benar bermain luar biasa. Mari kita berjuang di babak final besok dengan ritme ini. Mari kita menang dan kita buat dunia terkejut!

  • 1驚おどろいてやろう (mari kita terkejut). Pilihan ini menggoda karena memakai bentukan ajakan tekad ~てやろう, tetapi verba 驚おどろく adalah bentuk dasar intransitif sehingga tidak cocok dipasangkan dengan objek penderita 世間せけんを.
  • 2驚おどろいてもらおう (mari kita minta mereka terkejut). Bentuk ini menggoda karena secara makna seolah mengharapkan masyarakat terkejut, namun 驚おどろく masih berbentuk intransitif sehingga bertabrakan dengan partikel を di depannya yang menuntut verba transitif/kausatif; selain itu bila meminta orang lain melakukan sesuatu, partikel penanda orangnya adalah に, bukan を.
  • 3驚おどろかせてやろう (mari kita kejutkan mereka). Verba telah diubah ke bentuk kausatif 驚おどろかせる sehingga selaras dengan objek 世間せけんを, dan digabung dengan ~てやろう untuk menegaskan tekad kuat para pemain mengejutkan publik luar.
  • 4驚おどろかせてもらおう (mari kita biarkan diri kita dikejutkan / mari kita minta izin mengejutkan). Pola ~させてもらう dipakai saat pembicara meminta izin agar dirinya diperbolehkan melakukan sesuatu, atau merasa diuntungkan oleh tindakan orang lain; makna kerendahan hati ini bertentangan dengan konteks pembicara yang sedang mengobarkan semangat tim secara agresif.

Poin:使役形しえきけい~てやるじゃないか

11
会議は9時開始の予定だったが、開始時刻までに来たのは3人だけだった。遅れてきた人に理由を聞いたら、開始時刻が正しく( )。
1.
伝わらないはずだった
2.
伝えなかったらしい
3.
伝えていないはずだった
4.
伝わっていなかったらしい
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 4 benar karena subjek klausa memakai partikel が, sehingga memerlukan verba intransitif 伝つたわる (tersampaikan) dalam bentuk status lampau, serta diakhiri らしい (tampaknya/katanya) karena informasinya diperoleh setelah menanyakan alasan kepada orang yang terlambat.
Soal ini menguji pemahaman mengenai perbedaan verba transitif-intransitif serta kesesuaian ungkapan modalitas berdasarkan konteks kalimat. Dalam kalimat 開始かいし時刻じこくが正ただしく (waktu mulai secara benar...), kata benda penanda subjek menggunakan partikel が. Oleh sebab itu, verba yang digunakan haruslah verba intransitif, yaitu 伝つたわる, bukan verba transitif 伝つたえる (menyampaikan). Lebih lanjut, konteks kalimat menunjukkan bahwa pembicara baru mengetahui penyebab keterlambatan setelah bertanya kepada orang-orang yang terlambat: 理由りゆうを聞きいたら (setelah bertanya alasannya...). Informasi yang didengar dari pihak lain tersebut kemudian dilaporkan atau disimpulkan dengan pola らしい, bukan はずだ (seharusnya) yang menyatakan kepastian logis dari sudut pandang pembicara sejak awal. Terakhir, karena kondisi informasi waktu mulai tersebut pada saat sebelum rapat memang tidak dalam keadaan tersampaikan, bentuk yang tepat adalah bentuk kondisi lampau negatif, yaitu 伝つたわっていなかった (tidak tersampaikan), yang digabungkan dengan らしい menjadi 伝つたわっていなかったらしい (tampaknya tidak tersampaikan).

Terjemahan: Rapat rencananya dimulai pukul 9, tetapi yang datang tepat sebelum waktu mulai hanya 3 orang. Ketika saya bertanya alasannya kepada orang-orang yang datang terlambat, tampaknya waktu mulai rapat tidak tersampaikan dengan benar.

  • 1伝つたわらないはずだった (seharusnya tidak tersampaikan) menggoda karena memakai verba intransitif yang benar, namun はずだった menyatakan sesuatu yang semestinya terjadi berdasarkan perkiraan semula tetapi pada kenyataannya berbeda, sehingga bertolak belakang dengan isi cerita di mana pembicara justru tidak menyangka ada masalah penyampaian info sebelum bertanya.
  • 2伝つたえなかったらしい (tampaknya tidak menyampaikan) memakai akhiran yang sesuai untuk dugaan berbasis informasi yang didengar, tetapi salah karena menggunakan verba transitif 伝つたえる yang membutuhkan objek berpartikel を, bukan subjek berpartikel が.
  • 3伝つたえていないはずだった (seharusnya belum menyampaikan) salah ganda karena menggunakan verba transitif serta modalitas はずだった yang tidak sesuai dengan konteks pelaporan alasan keterlambatan.
  • 4伝つたわっていなかったらしい (tampaknya tidak tersampaikan) tepat karena menggunakan verba intransitif 伝つたわる yang berpasangan dengan partikel が, bentuk status lampau negatif untuk menyatakan kondisi pada waktu itu, dan ditutup dengan らしい yang cocok setelah mendengar keterangan dari orang lain.

Poin:自動詞じどうし・他動詞たどうし伝つたわる〜ていた〜らしい〜はずだ

12
妹「お姉ちゃん、パソコン貸して。」 姉「いいよ。あ、あとで私も使うから、電源は( )。」 妹「わかった。」
1.
入れてからにして
2.
入れたままにしておいて
3.
入れたつもりでいて
4.
入れなきゃならなくて
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 2 benar karena pola 入いれたままにしておいて menggabungkan pola 動詞どうし bentuk lampau + ままにする (membiarkan dalam kondisi tersebut) dengan 〜ておく (melakukan demi keperluan nanti) untuk meminta agar daya komputer dibiarkan tetap menyala.
Soal ini menguji pemahaman tentang ungkapan permintaan yang menyatakan pembiaran suatu kondisi demi kepentingan di masa mendatang. Pada percakapan, adik perempuan meminta izin meminjam laptop kakaknya. Sang kakak mengizinkan, lalu menambahkan bahwa dirinya juga akan memakai laptop itu nanti (あとで私わたしも使つかうから). Oleh karena itu, sang kakak meminta adiknya agar tidak mematikan daya laptop setelah selesai menggunakannya, melainkan membiarkannya tetap menyala. Pola yang tepat untuk menyatakan membiarkan suatu kondisi tetap berlangsung adalah 〜たままにする, dan ketika dikombinasikan dengan permohonan demi persiapan masa depan menjadi 〜たままにしておいて.

Terjemahan: Boleh. Ah, karena nanti aku juga mau pakai, biarkan dayanya tetap menyala, ya.

  • 1入いれてからにして (lakukan setelah dinyalakan) tampak wajar karena memakai bentuk permintaan halus, tetapi secara makna ini meminta lawan bicara melakukan suatu tindakan lain setelah menyalakan daya, bukan meminta agar laptop dibiarkan menyala setelah selesai dipakai.
  • 2入いれたままにしておいて (biarkan tetap menyala demi nanti) menggabungkan 入いれたまま (tetap dalam kondisi menyala) dengan しておく (menyiapkan atau membiarkan demi keperluan nanti) dalam bentuk permohonan, sangat pas dengan alasan bahwa kakak akan memakainya nanti.
  • 3入いれたつもりでいて (bersikaplah seolah-olah sudah dinyalakan) menggunakan pola つもり yang berarti menganggap atau membayangkan seolah-olah terjadi padahal tidak nyata, sehingga sama sekali tidak masuk akal dalam konteks ini.
  • 4入いれなきゃならなくて (harus dinyalakan, dan...) adalah bentuk kasual dari 入いれなければならなくて yang menyatakan keharusan sekaligus menggantung kalimat dengan bentuk sambung 〜て, bukan bentuk permohonan atau instruksi kepada lawan bicara.

Poin:〜たままにする〜ておく