JLPT N1 - 2017年12月
Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.
文章の文法 (Tata Bahasa Wacana)
Terjemahan: Bagi {鈴子|すずこ}, sang tokoh utama buku ini pun, ibu adalah sosok yang bagaikan musuh alami, dan ia selalu ingin melarikan diri dari ibunya.
- 1ではないが (walaupun bukan). Pilihan ini menggoda jika pembaca mengira ada kontras antara tokoh dan orang lain, tetapi secara struktur kalimat dan konteks makna menjadi janggal karena membuat frasa di depannya tidak tersambung dengan predikat yang menjelaskan pandangan 鈴子 terhadap ibunya.
- 2と同じく (sama seperti). Ungkapan ini menggoda karena ada nuansa kesamaan antara pengalaman penulis dan 鈴子. Namun, jika diletakkan setelah nama 鈴子, kalimatnya menjadi sama seperti 鈴子, ibu adalah keberadaan seperti musuh alami. Ini keliru karena yang dianggap musuh adalah sang ibu, bukan 鈴子.
- 3とは違って (berbeda dengan). Pilihan ini menggoda jika pembaca salah mengira hubungan tokoh dengan ibunya bertolak belakang dengan pengalaman penulis. Secara gramatika, pola ini juga akan membandingkan 鈴子 langsung dengan sang ibu, bukan menjelaskan sudut pandang 鈴子.
- 4にとっても (bagi ... pun). Bentuk ini sangat tepat untuk menyatakan sudut pandang 鈴子 (鈴子にとって) sekaligus menambahkan partikel も untuk menyelaraskannya dengan perasaan serupa yang dirasakan penulis pada paragraf sebelumnya.
Poin:にとっても
Terjemahan: Suatu hari, ia diberitahu bahwa kondisi kesehatan ibunya memburuk dari rumah orang tuanya di Okayama yang menjalankan toko buah dan sayur kecil, lalu ia merencanakan kepulangan ke kampung halaman untuk pertama kalinya setelah lima tahun, tetapi pemadaman listrik terus berlanjut akibat salju lebat sehingga kepulangannya diragukan.
- 1ある日 (suatu hari) sangat tepat untuk memulai suatu peristiwa atau insiden tertentu yang mengawali babak baru cerita, setelah sebelumnya memaparkan situasi kehidupan yang damai.
- 2あの日に (pada hari itu) menggoda karena menunjukkan masa lampau, namun kata penunjuk あの mengacu pada hari spesifik yang sudah dibahas sebelumnya atau hari tertentu yang diingat oleh pembicara dan lawan bicara, padahal di kalimat sebelumnya sama sekali belum ada hari tertentu yang dirujuk.
- 3こうして (beginilah / dengan begini) menggoda sebagai kata transisi antarkalimat, namun ungkapan ini digunakan untuk menyimpulkan bagaimana suatu keadaan terwujud dari proses sebelumnya, bukan untuk memperkenalkan peristiwa baru yang tak terduga.
- 4そうやって (dengan cara begitu) digunakan untuk merujuk pada metode atau cara melakukan sesuatu dari kalimat sebelumnya, sehingga maknanya sama sekali tidak cocok sebagai penanda waktu dimulainya kejadian baru.
Poin:接続詞時の表現
Terjemahan: Sering kali kupikirkan, betapa ringannya jika saja kenangan masa lalu bisa kulupakan begitu saja sebagai hal yang sudah lewat.
- 1良く思う (sering berpikir). Bentuk ini menyatakan isi pikiran si penulis sendiri yang berulang kali dirasakan secara nyata, selaras dengan kelanjutan kalimat berikutnya yang membahas betapa menyusahkannya ingatan masa lalu yang kerap menghantui diri sendiri.
- 2良く思うらしい (tampaknya/katanya sering berpikir). Pilihan ini menggoda karena memakai bentuk praduga, namun akhiran ~らしい (tampaknya/kabarnya) dipakai untuk menduga atau menyimpulkan keadaan pihak ketiga. Karena penulis sedang mengungkapkan perasaan hatinya sendiri secara langsung, penggunaan ~らしい menjadi canggung dan tidak tepat.
- 3思った場合だ (adalah jika/saat sempat berpikir). Ungkapan 場合 (kondisi/kasus/keadaan) dipakai untuk menyatakan pengandaian kondisi atau situasi tertentu, bukan untuk menutup kalimat ungkapan emosi atau perenungan diri seperti どんなに~か.
- 4思っただけだ (hanya sekadar berpikir). Pilihan ini menggoda karena terkesan merendah, tetapi ~だけだ (hanya sekadar) menunjukkan pembatasan bahwa hal itu hanya sebatas pikiran selintas tanpa beban lebih lanjut. Makna ini bertentangan dengan kalimat-kalimat setelahnya yang justru menjelaskan bahwa ingatan itu terus mencengkeram dada dan membuat perasaan sangat tertekan.
Poin:どんなに~かと思うSudut pandang penutur dalam wacana esai/resensi
Terjemahan: Namun demikian, meski ingatan tidak bisa diubah, kita bisa memupuk ingatan yang baru.
- 1其れに (selain itu / lagipula) digunakan untuk menambahkan informasi yang searah dengan pernyataan sebelumnya. Di sini kalimat yang mengikutinya menyajikan sudut pandang baru yang membalik nuansa pesimistis paragraf sebelumnya, sehingga kata penambah seperti ini tidak tepat.
- 2唯 (hanya saja / namun demikian) digunakan untuk menyisipkan batasan, pengecualian, atau sudut pandang pelengkap yang sedikit berlawanan setelah mengakui apa yang dibahas sebelumnya. Di sini, penulis mengakui kepahitan bahwa ingatan tak bisa diubah, lalu beralih secara halus ke harapan bahwa ingatan baru tetap bisa dibentuk.
- 3達って (habisnya / karena) digunakan dalam percakapan kasual untuk membela diri atau memberikan alasan secara santai atas ucapan sebelumnya. Gaya bahasa ini terlalu kasual untuk teks ulasan buku (書評) dan fungsinya sebagai penjelas alasan juga tidak sesuai dengan konteks kalimat.
- 4況して (apalagi / terlebih lagi) digunakan untuk menekankan bahwa hal berikutnya tentu jauh lebih berlaku dibandingkan hal yang baru saja disebutkan (biasanya dalam pola perbandingan menguatkan). Di sini tidak ada perbandingan tingkat seperti itu, melainkan pergeseran sudut pandang.
Poin:接続詞ただ
Terjemahan: Setelah menutup buku, karena menjadi ingin bertemu ibu, saya melajukan mobil menuju rumah orang tua.
- 1鈴子は会いたくなって (Suzuko menjadi ingin bertemu). Pilihan ini menggoda karena novel memang menceritakan hubungan 鈴子 dan ibunya, tetapi pelaku tindakan menutup buku dan menyetir mobil ke rumah orang tua adalah si penulis resensi, bukan tokoh 鈴子 yang tinggal di Amerika Serikat.
- 2鈴子は母親に会いたくなって (Suzuko menjadi ingin bertemu ibunya). Sama seperti pilihan 1, memasukkan 鈴子 sebagai subjek adalah keliru karena kalimat penutup ini merupakan tindakan nyata si peresensi yang tergerak hatinya setelah membaca novel.
- 3母親に会いたくなって (menjadi ingin bertemu ibu). Pilihan ini tepat karena tidak menyertakan subjek 鈴子, sehingga secara alami merujuk pada perasaan si penulis resensi yang rindu kepada ibunya sendiri setelah membaca kisah tersebut.
- 4母親は鈴子に会いたくなって (ibu menjadi ingin bertemu Suzuko). Pilihan ini salah secara konteks cerita maupun sudut pandang karena menjadikan ibu 鈴子 sebagai subjek yang menutup buku dan menyetir mobil.
Poin:文脈の理解視点の切り替え主語の把握