JLPT N2MODE BACA

JLPT N2 - 2018年12月

Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.

Detail Paket
SESI 19 SOAL

内容理解(中文) (Pemahaman Teks Sedang)

次の(1) から (3) の文章を読んで、後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
以下は、スポーツの指導者が子どもを叱ることについて書かれた文章である。
叱ることの本来の目的は「叱られた原因を理解する」「自分の間違いに気づく」「うまくいかせるために次にとるべき行動がわかる」の三点です。
とくに重要なのが、次にとるべき行動がわかることです。叱られたことで、自信をなくして次の行動がとれなくなることは、「叱る」という本来の目的からはずれることになります。
(中略)
「叱る」とは、叱ることで子どもがどのような反応を起こすか、すべて計算されていること。つまり「叱ることで子どもがどんな行動を起こすか」が、予想できていなければならない、ということです。そもそも(注1)叱ることは、子どもの成長が目的なのです。
これに対し、「怒る」は感情的な行為です。ときには怒りや憎しみを伴います。また、子ども自身を否定することにもなりかねません。指導者は「叱る」「怒る」の違いを常に自問自答(注2)することが大切です。さらには「君自身を否定しているわけではないのだよ、君のしたことを叱っているのだ」と伝えましょう。つまり、人格(注3)を含めてすべてを頭ごなしに(注4)叱るのではなく、ポイントで叱るのです。
ここで、叱るうえでの注意点を一つ。叱ることが何度も続くと、叱られることに対する慣れが生じ、「いつものことか」と子どもが感じとり、指導者の本当にいいたいことが伝わらないということがあります。叱ることによって、得られる効果が半減しないためにも、指導者は日頃から注意深く、また意思を持って、みずからと向き合う必要があるのです。
(注1) そもそも:本来
(注2) 自問自答する: 自分に問いかけ、自分で考える
(注3) 人格:性格
(注4) 頭ごなしに: 最初から一方的に
1
(58) 子どもを叱るとき、指導者にとって必要なことは何か。
1.
なぜ叱るのかを子どもに伝えること
2.
次にとるべき行動を子どもに説明できること
3.
叱った後の子どもの行動が予測できていること
4.
子どもが自信をなくさないように強く叱らないこと
PENJELASAN SOAL:
Kunci 3 benar karena penulis menegaskan bahwa pelatih harus dapat memperkirakan tindakan yang akan dilakukan anak setelah ditegur. Hal ini membedakan teguran yang terarah dari kemarahan emosional.
Soal menanyakan syarat yang diperlukan seorang pelatih ketika menegur anak. Fokusnya bukan sekadar menyampaikan alasan teguran atau tidak memarahi dengan keras, melainkan apakah pelatih telah memikirkan dampak teguran tersebut terhadap tindakan anak berikutnya. Bacaan menyatakan bahwa teguran harus direncanakan dengan mempertimbangkan reaksi anak, sehingga tindakan anak sesudah ditegur harus dapat diperkirakan.

Terjemahan: Ketika menegur anak, apakah hal yang diperlukan bagi seorang pelatih?

  • 1「なぜ叱しかるのかを子こどもに伝つたえること」(Menyampaikan kepada anak alasan mengapa ia ditegur) Menggoda karena bacaan menyebut anak perlu memahami penyebab ia ditegur. Namun, hal yang ditekankan sebagai syarat bagi pelatih adalah memperkirakan tindakan anak setelah teguran, bukan hanya menyampaikan alasan teguran.
  • 2「次つぎにとるべき行動こうどうを子こどもに説明せつめいできること」(Mampu menjelaskan kepada anak tindakan yang harus diambil selanjutnya) Pilihan ini menggoda karena tujuan penting teguran adalah agar anak mengetahui tindakan berikutnya. Akan tetapi, bacaan tidak menyatakan bahwa pelatih harus menjelaskannya secara langsung; yang disebut sebagai keharusan adalah mampu memperkirakan tindakan yang akan muncul pada anak.
  • 3「叱しかった後あとの子こどもの行動こうどうが予測よそくできていること」(Tindakan anak setelah ditegur sudah dapat diperkirakan) Bacaan menyatakan bahwa pelatih harus dapat memperkirakan tindakan seperti apa yang akan dilakukan anak karena teguran tersebut. Ini tepat sesuai dengan penjelasan bahwa reaksi anak harus sudah diperhitungkan sebelum menegur.
  • 4「子こどもが自信じしんをなくさないように強つよく叱しからないこと」(Tidak menegur dengan keras agar anak tidak kehilangan kepercayaan diri) Pilihan ini menggoda karena bacaan memperingatkan bahwa anak yang kehilangan kepercayaan diri dapat tidak mampu mengambil tindakan berikutnya. Namun, bacaan tidak melarang teguran keras secara mutlak; yang penting adalah teguran memiliki tujuan pertumbuhan anak dan menghasilkan tindakan yang tepat.

Poin:叱しかる予測よそくする次つぎにとるべき行動こうどう

2
(59) 筆者によると、叱るときはどのようにすればいいか。
1.
肯定的な言葉だけを使って叱る。
2.
間違った行動を取り上げて叱る。
3.
子どもの成長に合った叱り方をする。
4.
怒りや憎しみを隠して叱る。
PENJELASAN SOAL:
Kunci 2 benar karena penulis menekankan bahwa yang harus ditegur adalah perbuatan atau tindakan anak, bukan pribadi anak itu sendiri.
Soal ini menanyakan cara menegur anak yang tepat menurut penulis. Dasarnya adalah pembedaan antara 叱しかる (menegur untuk membimbing) dan 怒おこる (marah secara emosional). Penulis menyatakan, 「君きみ自身じしんを否定ひていしているわけではないのだよ、君きみのしたことを叱しかっているのだ」(Yang ditegur bukan dirimu sebagai pribadi, melainkan perbuatan yang telah kamu lakukan). Jadi, pelatih perlu menunjukkan tindakan salah secara spesifik agar anak memahami kesalahannya dan mengetahui tindakan berikutnya yang harus dilakukan.

Terjemahan: Menurut penulis, bagaimana sebaiknya seseorang menegur anak?

  • 1「肯定的こうていてきな言葉ことばだけを使つかって叱しかる。」(Menegur hanya dengan menggunakan kata-kata positif.) Pilihan ini menggoda karena penulis memang melarang peneguran yang menjatuhkan anak, tetapi bacaan tidak menyatakan bahwa teguran harus memakai kata-kata positif saja. Yang penting adalah sasaran teguran berupa perbuatan anak.
  • 2「間違まちがった行動こうどうを取とり上あげて叱しかる。」(Menegur dengan membahas tindakan yang salah.) Ini sesuai dengan penjelasan bahwa pelatih tidak boleh menolak atau menyerang pribadi anak, melainkan harus menegur apa yang dilakukan anak.
  • 3「子こどもの成長せいちょうに合あった叱しかり方かたをする。」(Menggunakan cara menegur yang sesuai dengan perkembangan anak.) Pilihan ini menggoda karena tujuan 叱しかる adalah perkembangan anak. Namun, bacaan tidak membahas penyesuaian cara menegur berdasarkan tahap perkembangan anak, melainkan menegaskan bahwa isi teguran harus berfokus pada tindakan yang salah.
  • 4「怒いかりや憎にくしみを隠かくして叱しかる。」(Menegur sambil menyembunyikan amarah dan kebencian.) Pilihan ini menggoda karena penulis menyebut amarah dan kebencian sebagai ciri 怒おこる. Namun, penulis tidak mengatakan bahwa emosi itu cukup disembunyikan; penulis membedakan teguran yang bertujuan membimbing dari kemarahan emosional yang dapat menyangkal pribadi anak.

Poin:叱しかる怒おこる人格じんかくを否定ひていしない行動こうどうを叱しかる

3
(60) 筆者の考えに合うのはどれか。
1.
叱る効果を高めるには、日頃から子どもと向き合う必要がある。
2.
本当にいいたいことを伝えるには、あきらめずに何度も叱ることが大切だ。
3.
効果的に叱るには、叱ることに慣れることが大切だ。
4.
効果的に叱るには、伝えたいことをしっかり考えておく必要がある。
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 4 benar karena penulis berpendapat bahwa teguran yang efektif harus memiliki tujuan yang dipikirkan terlebih dahulu, termasuk pesan yang ingin disampaikan dan tindakan anak setelah ditegur.
Soal ini menanyakan pernyataan yang paling sesuai dengan pendapat penulis. Penulis membedakan 叱しかる (menegur) dari 怒おこる (memarahi dengan emosi). Tujuan menegur adalah agar anak memahami penyebab teguran, menyadari kesalahannya, dan mengetahui 次つぎにとるべき行動こうどう (tindakan yang harus dilakukan berikutnya). Oleh karena itu, pelatih harus dapat memperkirakan 叱しかることで子こどもがどのような反応はんのうを起おこすか (reaksi seperti apa yang akan ditunjukkan anak karena teguran) sebelum menegur. Gagasan tersebut paling tepat dirangkum oleh pilihan 4.

Terjemahan: Agar dapat menegur secara efektif, perlu memikirkan dengan sungguh-sungguh hal yang ingin disampaikan.

  • 1叱しかる効果こうかを高たかめるには、日頃ひごろから子こどもと向むき合あう必要ひつようがある。 (Untuk meningkatkan efektivitas teguran, perlu menghadapi anak sehari-hari.) Pilihan ini menggoda karena penulis memang menyatakan bahwa pelatih perlu bersikap hati-hati setiap hari. Namun, bacaan menyatakan bahwa pelatih perlu menghadapi dirinya sendiri, bukan secara khusus menghadapi anak setiap hari. Pilihan ini mengubah isi penjelasan penulis.
  • 2本当ほんとうにいいたいことを伝つたえるには、あきらめずに何度なんども叱しかることが大切たいせつだ。 (Untuk menyampaikan hal yang benar-benar ingin dikatakan, penting untuk terus menegur berkali-kali tanpa menyerah.) Pilihan ini tampak masuk akal karena tujuan teguran memang menyampaikan pesan kepada anak. Akan tetapi, penulis justru menjelaskan bahwa teguran yang terus berulang membuat anak terbiasa ditegur dan tidak lagi menangkap pesan penting pelatih.
  • 3効果的こうかてきに叱しかるには、叱しかることに慣なれることが大切たいせつだ。 (Agar dapat menegur secara efektif, penting untuk terbiasa dengan teguran.) Pilihan ini menggoda karena pengalaman menegur dapat terlihat bermanfaat. Namun, dalam bacaan, kebiasaan terhadap teguran dialami oleh anak dan merupakan keadaan negatif karena efek teguran menjadi berkurang.
  • 4効果的こうかてきに叱しかるには、伝つたえたいことをしっかり考かんがえておく必要ひつようがある。 (Agar dapat menegur secara efektif, perlu memikirkan dengan sungguh-sungguh hal yang ingin disampaikan.) Ini sesuai dengan pendapat penulis bahwa pelatih harus mampu memperkirakan reaksi anak serta perilaku yang akan dilakukan anak setelah ditegur. Teguran bukan tindakan emosional, melainkan tindakan yang direncanakan demi perkembangan anak.

Poin:叱しかる怒おこる効果的こうかてき~ために~ておく

WACANA / STIMULUS SOAL
先日、とある大学の学部生を相手に講演をする機会があった。そのときは、私が一緒に仕事をしてきた仲間についてのエピソード(注1)を紹介したのだったが、後ほどアンケートを読ませてもらって驚いた。その仲間についての話を大まかに言えば、性格に欠点を持つ人間だったが、そのために面白いキャラクター(注2)であったし、仕事でもすばらしい結果を残し、尊敬に値する(注3)人物であったというものだった。これをどう受け取ったのかわからないが、アンケートの一つに、「人の欠点について話すことに憤慨を覚える(注4)」といった趣旨(注5)のことが書いてあったのだ。
(中略)
人が個性について語る場合、どうもいい個性のことばかりを取り上げているように思う。いい個性は伸ばし、悪い個性は直しましょう、というわけだ。しかし、私にとってはどちらも大切にすべき個性であるし、そもそも(注6)こうした社会にいいも悪いもないのである。講演で話したことに関しても、私の言う彼の欠点は、一般的な考えに照らし合わせれば(注7)欠点かもしれない。けれども、それこそが彼の個性であって、成功の一因になったということだ。
しかし、そういった考えは許されないようだ。なぜか個性とは、常識的な考えからいって褒められるものでなければいけないのである。そうなると、今言われている個性とは、一般的にいいとされる個性というものがすでにいくつかあって、それをどう獲得するかを考えなければならないということになる。しかし、そんなものは個性ではないし、結局は人と同じになってしまうのである。
(注1) エピソード: ここでは、話
(注2) キャラクター: 性格
(注3) 尊敬に値する: 尊敬できる
(注4) 憤慨を覚える: 腹が立つ
(注5) 趣旨: ここでは、内容
(注6) そもそも: もともと
(注7) ~に照らし合わせれば: ここでは、~からすれば
4
(61) 驚いたとあるが、なぜか。
1.
仕事について話したのに、性格について話したと勘違いされたから
2.
仕事仲間について話すのはよくないことだと言われたから
3.
友人のいいところを話したのに、それを欠点だと思われたから
4.
他人の欠点を話すのはよくないことだと指摘されたから
PENJELASAN SOAL:
Penulis terkejut karena ada peserta yang menganggap membicarakan kekurangan orang lain sebagai hal yang tidak baik. Isi angket tersebut langsung sesuai dengan pilihan 4.
Soal ini menanyakan alasan penulis 驚おどろいた (terkejut) setelah membaca angket peserta. Penulis sebenarnya menceritakan rekan kerjanya sebagai orang yang memiliki kekurangan, tetapi juga menarik, berhasil dalam pekerjaan, dan layak dihormati. Namun, dalam angket ada tanggapan 「人ひとの欠点けってんについて話はなすことに憤慨ふんがいを覚おぼえる」 (merasa marah karena membicarakan kekurangan orang lain). Jadi, penulis terkejut karena dikritik seolah-olah membicarakan kekurangan orang lain adalah perbuatan yang tidak pantas.

Terjemahan: Mengapa penulis terkejut?

  • 1「仕事しごとについて話はなしたのに、性格せいかくについて話はなしたと勘違かんちがいされたから」 (Karena penulis membicarakan pekerjaan, tetapi disalahpahami sebagai membicarakan kepribadian.) Pilihan ini menggoda karena bacaan memang menyebut pekerjaan dan kepribadian rekan tersebut. Namun, penulis memang membicarakan keduanya, terutama kekurangan kepribadian rekan itu; tidak ada pernyataan bahwa peserta salah memahami topik pembicaraan sebagai kepribadian.
  • 2「仕事仲間しごとなかまについて話はなすのはよくないことだと言いわれたから」 (Karena penulis diberi tahu bahwa membicarakan rekan kerja adalah hal yang tidak baik.) Pilihan ini tampak mungkin karena rekan kerja menjadi topik ceramah. Akan tetapi, keberatan dalam angket bukan terhadap tindakan membicarakan rekan kerja, melainkan terhadap pembicaraan mengenai kekurangannya.
  • 3「友人ゆうじんのいいところを話はなしたのに、それを欠点けってんだと思おもわれたから」 (Karena penulis membicarakan kelebihan temannya, tetapi hal itu dianggap sebagai kekurangan.) Pilihan ini menggoda karena penulis juga menjelaskan bahwa rekan tersebut mencapai hasil kerja yang bagus dan layak dihormati. Namun, peserta tidak menganggap kelebihannya sebagai kekurangan; peserta marah karena penulis menyebut kekurangan orang tersebut.
  • 4「他人たにんの欠点けってんを話はなすのはよくないことだと指摘してきされたから」 (Karena penulis dikritik bahwa membicarakan kekurangan orang lain adalah hal yang tidak baik.) Ini tepat karena angket menyatakan kemarahan terhadap pembicaraan tentang kekurangan orang lain. Tanggapan itulah yang membuat penulis terkejut.

Poin:憤慨ふんがいを覚おぼえる内容理解

5
(62) 人の欠点について、筆者はどのように考えているか。
1.
欠点も個性だと言える。
2.
欠点を個性とするのはよくない。
3.
直せる欠点は直したほうがいい。
4.
いい点よりも欠点のほうが成功に役立つ。
PENJELASAN SOAL:
Kunci 1 benar karena penulis memandang kekurangan juga sebagai bagian dari individualitas seseorang. Kekurangan tertentu bahkan dapat menjadi faktor yang mendukung keberhasilan.
Soal ini menanyakan pandangan penulis tentang kekurangan manusia, bukan cara memperbaiki kekurangan. Penulis menyatakan bahwa 欠点けってん (kekurangan) dan 個性こせい (individualitas) tidak seharusnya dipisahkan menjadi sesuatu yang mutlak buruk atau baik. Dalam bacaan, penulis menjelaskan bahwa kekurangan rekannya justru merupakan individualitasnya dan menjadi salah satu penyebab keberhasilannya.

Terjemahan: Menurut penulis, bagaimana pandangannya mengenai kekurangan seseorang?

  • 1欠点けってんも個性こせいだと言いえる。 (Kekurangan juga dapat disebut sebagai individualitas.) Ini sesuai langsung dengan isi bacaan bahwa kekurangan rekannya adalah bagian dari individualitasnya, bahkan dapat menjadi salah satu faktor keberhasilannya.
  • 2欠点けってんを個性こせいとするのはよくない。 (Menjadikan kekurangan sebagai individualitas itu tidak baik.) Pilihan ini menggoda karena ada pendapat umum yang menganggap kekurangan harus diperbaiki. Namun, penulis justru mengkritik cara pandang yang hanya mengakui individualitas yang baik dan terpuji.
  • 3直なおせる欠点けってんは直なおしたほうがいい。 (Kekurangan yang dapat diperbaiki sebaiknya diperbaiki.) Ini menggoda karena bacaan menyebut pandangan “kembangkan individualitas baik dan perbaiki individualitas buruk”. Akan tetapi, itu adalah pandangan yang dipertanyakan penulis, bukan pendapat penulis sendiri.
  • 4いい点てんよりも欠点けってんのほうが成功せいこうに役立やくだつ。 (Dibandingkan kelebihan, kekurangan lebih berguna bagi keberhasilan.) Pilihan ini terlalu berlebihan. Penulis hanya mengatakan bahwa kekurangan rekannya menjadi salah satu faktor keberhasilan, bukan bahwa semua kekurangan selalu lebih berguna daripada kelebihan.

Poin:欠点けってん個性こせい~一因いちいんになる

6
(63) 筆者の考えに合うのはどれか。
1.
褒められる個性でなければ、直したほうがいい。
2.
いいとされる個性をどう獲得するかを考えることが重要だ。
3.
いいとされる個性を獲得しても、それは個性とは言えない。
4.
どのような個性であっても、成功と結び付けて考えないほうがいい。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menolak gagasan bahwa seseorang harus memperoleh sifat yang secara umum dinilai baik. Jika sifat itu sudah merupakan standar yang sama untuk semua orang, sifat tersebut bukan lagi keunikan individu.
Soal menanyakan pendapat yang paling sesuai dengan pandangan penulis, bukan pendapat umum tentang sifat yang baik. Penulis menyatakan bahwa 一般的いっぱんてきにいいとされる個性こせいをどう獲得かくとくするかを考かんがえる (memikirkan cara memperoleh kepribadian yang dianggap baik secara umum) justru membuat orang menjadi sama dengan orang lain. Karena itu, sifat yang diperoleh demi memenuhi standar umum tidak dapat disebut kepribadian khas.

Terjemahan: Bahkan jika seseorang memperoleh sifat yang dianggap baik, sifat itu tidak dapat disebut sebagai kepribadian khas.

  • 1褒ほめられる個性こせいでなければ、直なおしたほうがいい。 (Jika bukan kepribadian yang dapat dipuji, lebih baik memperbaikinya.) Pilihan ini menggoda karena sesuai dengan pandangan umum bahwa sifat buruk perlu diperbaiki. Namun, penulis justru berpendapat bahwa sifat yang dianggap buruk pun merupakan bagian penting dari kepribadian dan bahkan dapat menjadi salah satu penyebab keberhasilan.
  • 2いいとされる個性こせいをどう獲得かくとくするかを考かんがえることが重要じゅうようだ。 (Penting untuk memikirkan cara memperoleh kepribadian yang dianggap baik.) Ini menggoda karena tampak seperti nasihat pengembangan diri yang wajar. Akan tetapi, penulis mengkritik pemikiran tersebut karena mengejar sifat yang telah ditetapkan sebagai “baik” akan membuat orang akhirnya sama seperti orang lain.
  • 3いいとされる個性こせいを獲得かくとくしても、それは個性こせいとは言いえない。 (Meskipun memperoleh kepribadian yang dianggap baik, itu tidak dapat disebut kepribadian khas.) Ini tepat karena penulis secara jelas menyatakan bahwa sifat yang umumnya dinilai baik dan dijadikan target untuk diperoleh bukanlah kepribadian khas, melainkan standar yang membuat setiap orang seragam.
  • 4どのような個性こせいであっても、成功せいこうと結むすび付つけて考かんがえないほうがいい。 (Apa pun kepribadiannya, lebih baik tidak menghubungkannya dengan keberhasilan.) Pilihan ini menggoda karena penulis tidak mengatakan bahwa semua sifat pasti membawa keberhasilan. Namun, penulis justru menjelaskan bahwa kekurangan temannya merupakan kepribadian khas yang menjadi salah satu faktor keberhasilannya, sehingga ia tidak menolak hubungan antara kepribadian dan keberhasilan.

Poin:個性こせい~とは言いえない一般的いっぱんてきにいいとされる

WACANA / STIMULUS SOAL
以下は、文字を持たない民族について研究している人が書いた文章である。
本に書いてあることは、ことさらに(注1)中身を全部覚えておかなくても、それについてどの本に書いてあったかが思い出せればよろしい。インターネットが発達した現代においては、ちょっとしたことならすぐに検索できる。バッハとヘンデル(注2)はどっちが先に生まれたかなどと不意に(注3)聞かれたとしても、クラシックファンでなくても、手元にネットにつながったパソコンがあれば、わけもなく(注4)返答できる。しかし、それは自分自身の知識が増えたわけではない。そこに文字として書かれているものは、すべて自分の外側にあるものであり、それにアクセスできなくなったとたん—早い話が本が全部焼けてしまうとか、停電になるとかしたとたん—そのほとんどが自分とは無縁のものになってしまうのである。
文字を使わないということは、常にその状態にあるということである。自分が記憶していないものは、存在していないのと同じ。
(中略)
本を読んだり、ビデオやDVDで同じ映像を何度も再生して見ることに慣れた我々は、その瞬間に頭に入らなくとも、もう一度見ればよいと考えてしまいがちである。しかし、そういう文化の中で育っていない人たちにとっては、その瞬間を逃したらそれまでであって、同じ人から同じ話を聞く機会はもう二度とないと考える。そのような気持ちで人のことばを聞くことによって培われた(注5)力が、記憶する力となっているのであろう。
文字を学び、書かれたものを読む能力は、人間の取得可能な知識の範囲を格段に(注6)広げたことは事実である。しかし、それは取得した知識が増えたことを、なんら(注7)意味してはいない。
(注1) ことさらに: ここでは、特に
(注2) バッハとヘンデル: どちらも18世紀に活躍した作曲家
(注3) 不意に: 突然
(注4) わけもなく: 簡単に
(注5) 培われた: 育てられた
(注6) 格段に: ここでは、大きく
(注7) なんら: 少しも
7
(64) そのほとんどとは何か。
1.
自分自身の知識のほとんど
2.
調べればわかることのほとんど
3.
検索するための手段のほとんど
4.
文字によって覚えたことのほとんど
PENJELASAN SOAL:
そのほとんど(sebagian besar dari itu) merujuk pada sebagian besar informasi yang sebenarnya dapat diketahui dengan mencari di buku atau internet. Jika sumber tertulis atau akses internet hilang, informasi tersebut tidak lagi dapat diakses oleh diri sendiri.
Soal menanyakan rujukan kata tunjuk そのほとんど. Perhatikan kalimat sebelumnya: そこに文字もじとして書かかれているものは、すべて自分じぶんの外側そとがわにあるもの(semua hal yang tertulis sebagai tulisan di sana berada di luar diri sendiri). Penulis menjelaskan bahwa informasi dalam buku atau internet dapat dicari dengan mudah, tetapi belum menjadi pengetahuan pribadi. Ketika buku terbakar atau listrik padam, sebagian besar hal yang tadinya dapat diketahui melalui pencarian menjadi tidak berhubungan dengan diri sendiri. Karena itu, yang dimaksud bukan pengetahuan yang telah dimiliki, sarana pencarian, ataupun hal yang sudah dihafal melalui tulisan, melainkan hal-hal yang akan diketahui apabila dicari.

Terjemahan: Sebagian besar dari hal tersebut menjadi sesuatu yang tidak lagi berhubungan dengan diri sendiri.

  • 1自分自身じぶんじしんの知識ちしきのほとんど(sebagian besar pengetahuan diri sendiri). Pilihan ini menggoda karena bacaan membahas pengetahuan, tetapi penulis justru menegaskan bahwa informasi yang hanya ada di buku atau internet bukanlah pengetahuan diri sendiri. Jadi, rujukannya tidak mungkin pengetahuan pribadi.
  • 2調しらべればわかることのほとんど(sebagian besar hal yang akan diketahui jika dicari). Informasi tertulis dapat diperoleh dengan mencari, tetapi tetap berada di luar diri. Saat tidak dapat mengakses buku atau internet, sebagian besar informasi semacam inilah yang tidak lagi dapat digunakan.
  • 3検索けんさくするための手段しゅだんのほとんど(sebagian besar sarana untuk mencari). Pilihan ini menggoda karena bacaan menyebut komputer, internet, buku, dan listrik. Namun, yang menjadi tidak berhubungan dengan diri sendiri adalah isi informasi yang tidak dapat diakses, bukan sarana pencariannya.
  • 4文字もじによって覚おぼえたことのほとんど(sebagian besar hal yang diingat melalui tulisan). Pilihan ini tampak sesuai karena bacaan membahas tulisan dan ingatan. Akan tetapi, hal yang sudah diingat justru ada dalam diri sendiri; penulis sedang membicarakan informasi tertulis yang belum diingat dan hanya dapat diperoleh dengan mengakses sumber luar.

Poin:kata tunjuk そのほとんど調しらべればわかること知識ちしき

8
(65) 文字を使わない人たちについて、筆者はどのように考えているか。
1.
自分の覚えたい話しか興味を持って聞かない。
2.
同じ話を二度と聞けないと考えて、集中して聞く。
3.
話を記憶できなければ、もう一度開き直す。
4.
話は何度も聞けないので、忘れてしまいがちである。
PENJELASAN SOAL:
Penulis menilai bahwa orang yang hidup tanpa budaya tulisan mendengarkan dengan sangat serius karena mereka menganggap kesempatan mendengar cerita yang sama tidak akan datang lagi. Sikap inilah yang melatih kemampuan mengingat mereka.
Soal menanyakan pandangan penulis tentang orang yang tidak menggunakan tulisan, khususnya cara mereka menerima dan mengingat cerita yang didengar. Dasarnya adalah pernyataan bahwa jika mereka melewatkan suatu saat, kesempatan untuk mendengar cerita yang sama dari orang yang sama tidak akan ada lagi. Karena itu, mereka mendengarkan dengan penuh perhatian, dan kebiasaan tersebut menumbuhkan kemampuan mengingat.

Terjemahan: Menurut penulis, bagaimana orang-orang yang tidak menggunakan tulisan?

  • 1自分じぶんの覚おぼえたい話はなししか興味きょうみを持もって聞きかない。(Mereka hanya mendengarkan dengan minat cerita yang ingin mereka ingat.) Pilihan ini menggoda karena bacaan membahas ingatan, tetapi tidak ada pernyataan bahwa mereka hanya tertarik pada cerita tertentu. Justru penulis menekankan keseriusan mereka dalam mendengarkan karena setiap kesempatan dianggap tidak dapat diulang.
  • 2同おなじ話はなしを二度にどと聞きけないと考かんがえて、集中しゅうちゅうして聞きく。(Mereka berpikir bahwa cerita yang sama tidak dapat didengar untuk kedua kalinya, lalu mendengarkannya dengan konsentrasi.) Ini paling sesuai dengan isi bacaan: mereka menganggap tidak akan memperoleh kesempatan kedua untuk mendengar cerita yang sama dari orang yang sama. Oleh sebab itu, mereka menyimak secara sungguh-sungguh, dan sikap tersebut melatih daya ingat.
  • 3話はなしを記憶きおくできなければ、もう一度いちど開ひらき直なおす。(Jika tidak dapat mengingat cerita, mereka membukanya kembali.) Pilihan ini menggoda karena menggambarkan kebiasaan orang yang dapat mengakses kembali informasi tertulis. Namun, tindakan membuka kembali justru tidak mungkin dilakukan dalam budaya tanpa tulisan; penulis membandingkannya dengan kebiasaan pembaca buku atau penonton video yang dapat mengulang informasi.
  • 4話はなしは何度なんども聞きけないので、忘わすれてしまいがちである。(Karena cerita tidak dapat didengar berkali-kali, mereka cenderung melupakannya.) Bagian awalnya sesuai, yaitu cerita tidak dapat didengar berulang kali, sehingga pilihan ini tampak meyakinkan. Namun, kesimpulannya berlawanan dengan bacaan: keadaan tersebut membuat mereka lebih berkonsentrasi dan kemampuan mengingat mereka justru berkembang.

Poin:二度にどと~ない集中しゅうちゅうして聞きく~がち

9
(66) 筆者の考えに合うのはどれか。
1.
記憶していなければ、知識を得たとはいえない。
2.
知識が増えるにしたがって、記憶する力も伸びる。
3.
文字を学ばなければ、知識は増えない。
4.
文字の使用の有無にかかわらず、記憶する力は変わらない。
PENJELASAN SOAL:
Kunci 1 benar karena penulis menyatakan bahwa sesuatu yang tidak diingat oleh diri sendiri sama saja dengan tidak ada. Penulis membedakan antara informasi yang dapat diakses melalui tulisan dan pengetahuan yang benar-benar telah dimiliki.
Soal menanyakan pendapat yang paling sesuai dengan isi bacaan. Gagasan utama penulis adalah bahwa tulisan dan internet memang memperluas informasi yang bisa dicari, tetapi informasi di luar diri bukanlah pengetahuan pribadi jika tidak diingat. Hal ini ditegaskan melalui kalimat 自分じぶんが記憶きおくしていないものは、存在そんざいしていないのと同おなじ。(Apa yang tidak diingat sendiri sama saja dengan tidak ada.) Penulis juga mengatakan bahwa bertambahnya jangkauan pengetahuan yang dapat diperoleh tidak otomatis berarti pengetahuan yang telah diperoleh benar-benar bertambah.

Terjemahan: Manakah yang sesuai dengan pendapat penulis?

  • 1記憶きおくしていなければ、知識ちしきを得えたとはいえない。(Jika tidak mengingatnya, tidak dapat dikatakan telah memperoleh pengetahuan.) Ini tepat karena, menurut penulis, informasi yang hanya tersimpan dalam buku atau internet berada di luar diri. Jika seseorang tidak mengingatnya, informasi tersebut pada dasarnya belum menjadi pengetahuan miliknya.
  • 2知識ちしきが増ふえるにしたがって、記憶きおくする力ちからも伸のびる。(Seiring pengetahuan bertambah, kemampuan mengingat juga berkembang.) Pilihan ini menggoda karena bacaan membahas masyarakat tanpa tulisan yang memiliki kemampuan mengingat kuat. Namun, penulis tidak mengatakan bahwa banyaknya pengetahuan menyebabkan kemampuan mengingat meningkat. Kemampuan tersebut justru dipupuk oleh kebiasaan mendengarkan dengan sungguh-sungguh karena tidak ada kesempatan untuk mengulang informasi.
  • 3文字もじを学まなばなければ、知識ちしきは増ふえない。(Jika tidak mempelajari tulisan, pengetahuan tidak akan bertambah.) Pilihan ini menggoda karena penulis mengakui bahwa kemampuan membaca tulisan sangat memperluas jangkauan pengetahuan yang dapat diperoleh. Akan tetapi, penulis tidak menyatakan bahwa orang tanpa tulisan tidak dapat memiliki pengetahuan; mereka justru mengandalkan ingatan untuk menyimpan pengetahuan.
  • 4文字もじの使用しようの有無うむにかかわらず、記憶きおくする力ちからは変かわらない。(Terlepas dari ada atau tidaknya penggunaan tulisan, kemampuan mengingat tidak berubah.) Pilihan ini menggoda karena semua manusia sama-sama dapat mengingat. Namun, bacaan justru membandingkan kebiasaan masyarakat berliterasi yang cenderung mengandalkan pengulangan dengan masyarakat tanpa tulisan yang melatih ingatan secara kuat, sehingga kemampuan mengingatnya tidak dianggap sama.

Poin:記憶きおくする知識ちしきを得える~とはいえない文字もじを使つかう