JLPT N2MODE BACA
JLPT N2 - 2014年12月
Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.
SESI 12 SOAL
統合理解(読解) (Pemahaman Terpadu)
次のAとBは、部下への対応の仕方について書かれた文章である。後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
次のAとBは、部下への対応の仕方について書かれた文章である。後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
A
「新入社員をしかったら会社に来なくなってしまった。」「若い社員のしかり方がわからない。」こんなベテラン社員の悩みを聞くことが多くなった。今の若者は親から大事に扱われ、しかられた経験がほとんどないまま大人になってしまった。上司からしかられると、ショックに耐えられない、なぜしかられたのかわからないと言う若者が多い。
しかし、共に会社の一員であり、上司には部下を育てる義務がある。時にはしかることも必要だ。人間はミスをするものなのだから、いつも褒められてばかりなんてことはない。誰にでも、しかられて初めて誤りに気づいたという経験があるはずだ。人間はそれをきっかけに成長するものだ。
B
部下のミスを指摘するのは上司の務めだ。しかし、それは必ずしも部下をしかることではない。確かに、しかれば部下は自身の失敗に気づく。だが一方で、部下は上司を恐れるだけで、なぜ失敗したのか、どうすれば同じミスをせずに済むかを落ち着いて分析することができない。最近の若い社員はしかられた経験が乏しいため、しかられると自分が否定されたと感じてやる気を失ってしまう者もいる。
そういう場合には、上司はしかる代わりに「どうしたんだ。君らしくもない。」と穏やかに言うのはどうだろうか。こう言えば相手を認めつつ、失敗した事実をわからせることができる。これなら部下も現実を受け入れることができ、その原因を考えるはずだ。
1
(69) AとBが共通して取り上げているのはどのような若者か。
1.
しかられても気にしない若者。
2.
しかられることに慣れていない若者。
3.
しかられることを避けようとする若者。
4.
しかられたことを認めようとしない若者。
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban benar karena teks A menyebut pemuda masa kini hampir tidak pernah dimarahi sejak kecil, dan teks B menyebut karyawan muda minim pengalaman dimarahi, yang artinya mereka sama-sama tidak terbiasa dimarahi.
Soal ini menanyakan karakteristik pemuda seperti apa yang sama-sama dibahas dalam kedua teks tersebut. Pada teks A, penulis menyatakan bahwa 今の若者は親から大事に扱われ、しかられた経験がほとんどないまま大人になってしまった (pemuda masa kini diperlakukan penuh kasih sayang oleh orang tua dan menjadi dewasa hampir tanpa pernah dimarahi). Sementara pada teks B, penulis menyebutkan bahwa 最近の若い社員はしかられた経験が乏しいため (karena karyawan muda zaman sekarang minim pengalaman dimarahi). Dengan demikian, kedua teks sama-sama mengangkat topik mengenai pemuda yang tidak terbiasa dimarahi.
Terjemahan: Pemuda seperti apa yang sama-sama diangkat pembahasannya oleh teks A dan teks B?
- 1しかられても気にしない若者 (pemuda yang tidak peduli meskipun dimarahi). Pilihan ini menggoda karena beberapa orang mungkin mengira pemuda zaman sekarang bersikap acuh tak acuh, padahal kedua teks menyatakan sebaliknya: di teks A mereka sangat terguncang hingga tidak bisa masuk kerja, dan di teks B mereka merasa diri mereka ditolak hingga kehilangan semangat.
- 2しかられることに慣れていない若者 (pemuda yang tidak terbiasa dimarahi). Pilihan ini tepat karena mewakili frasa しかられた経験がほとんどない (hampir tidak punya pengalaman dimarahi) pada teks A dan しかられた経験が乏しい (minim pengalaman dimarahi) pada teks B.
- 3しかられることを避けようとする若者 (pemuda yang berusaha menghindari dimarahi). Pilihan ini salah karena kedua teks tidak membahas upaya sengaja dari pemuda untuk menghindari omelan, melainkan bagaimana respons mental mereka yang rapuh setelah dimarahi akibat tidak terbiasa.
- 4しかられたことを認めようとしない若者 (pemuda yang tidak mau mengakui bahwa dirinya dimarahi). Pilihan ini salah karena mereka bukan menolak fakta bahwa mereka dimarahi, melainkan tidak mengerti alasannya (teks A) atau merasa kepribadiannya disangkal secara keseluruhan (teks B).
Poin:共通する乏しい慣れる
2
(70) 部下が失敗したときの上司の対応について、AとBはどのように述べているか。
1.
AもBも、部下がやる気を失わないように、あまりしからないほうがいいと述べている。
2.
AもBも、しかることも必要だが、失敗の原因を考えさせることがより重要だと述べている。
3.
Aはしかることで失敗に気づかせることが大切だと述べ、Bはしからずに部下に失敗の原因を考えさせるのがいいと述べている。
4.
Aはしかることで成長を促すことが重要だと述べ、Bはあえて失敗を指摘する必要はなく、部下を信頼して任せるべきだと述べている。
PENJELASAN SOAL:
Pilihan 3 benar karena penulis A menekankan perlunya memarahi bawahan agar mereka menyadari kesalahan dan bisa berkembang, sedangkan penulis B menyarankan agar tidak memarahi melainkan berbicara dengan tenang agar bawahan dapat memikirkan penyebab kegagalan mereka secara tenang.
Soal ini menanyakan perbandingan pandangan teks A dan teks B mengenai sikap atau tindakan atasan ketika bawahan melakukan kesalahan. Pada teks A, penulis menjelaskan bahwa manusia tidak selalu dipuji dan 時にはしかることも必要だ (kadang memarahi pun perlu) karena orang baru menyadari kesalahan setelah ditegur atau dimarahi, lalu menjadikannya pemicu untuk berkembang. Sebaliknya, pada teks B, penulis berpendapat bahwa menunjukkan kesalahan bawahan tidak harus dengan memarahi. Jika dimarahi, bawahan hanya akan takut dan kehilangan motivasi. Karena itu, penulis B mengusulkan 上司はしかる代わりに (sebagai ganti memarahi, atasan...) berbicara secara tenang agar bawahan bisa menerima kenyataan dan memikirkan penyebab kesalahannya (原因を考える). Dengan demikian, pilihan 3 secara tepat merangkum perbedaan sikap yang dianjurkan oleh kedua teks.
Terjemahan: Mengenai respons atasan ketika bawahan melakukan kesalahan, bagaimana teks A dan B menyatakannya?
- 1AもBも、部下がやる気を失わないように、あまりしからないほうがいいと述べている (baik A maupun B menyatakan sebaiknya tidak terlalu memarahi agar bawahan tidak kehilangan motivasi). Pilihan ini mengecoh karena teks B memang menyinggung bahwa bawahan bisa kehilangan motivasi jika dimarahi, namun teks A justru menegaskan bahwa memarahi adalah hal yang perlu dilakukan oleh atasan.
- 2AもBも、しかることも必要だが、失敗の原因を考えさせることがより重要だと述べている (baik A maupun B menyatakan bahwa memarahi itu perlu, tetapi membuat bawahan memikirkan penyebab kegagalan lebih penting). Teks A tidak membahas tentang memikirkan penyebab kegagalan, dan teks B justru menyarankan untuk tidak memarahi, melainkan menegur dengan tenang.
- 3Aはしかることで失敗に気づかせることが大切だと述べ、Bはしからずに部下に失敗の原因を考えさせるのがいいと述べている (A menyatakan bahwa menyadarkan bawahan akan kesalahan melalui memarahi itu penting, sedangkan B menyatakan bahwa lebih baik membuat bawahan memikirkan penyebab kegagalan tanpa memarahinya). Hal ini sesuai dengan isi kedua teks di mana A melihat teguran keras sebagai pemicu kesadaran diri, sedangkan B menyarankan pendekatan tenang tanpa memarahi agar bawahan mencari penyebabnya.
- 4Aはしかることで成長を促すことが重要だと述べ、Bはあえて失敗を指摘する必要はなく、部下を信頼して任せるべきだと述べている (A menyatakan penting mendorong pertumbuhan dengan memarahi, sedangkan B menyatakan tidak perlu sengaja menunjukkan kegagalan dan sebaiknya memercayakan pekerjaan kepada bawahan). Paruh pertama mengenai A cukup masuk akal, tetapi pernyataan tentang B keliru karena teks B justru di awal kalimat menegaskan bahwa menunjukkan kesalahan bawahan adalah tugas seorang atasan (部下のミスを指摘するのは上司の務めだ).
Poin:統合理解対比〜代わりに