JLPT N1MODE BACA
JLPT N1 - 2016年12月
Kunci jawaban resmi dan pembahasan lengkap ditampilkan langsung untuk eksplorasi materi.
SESI 12 SOAL
統合理解(読解) (Pemahaman Terpadu)
次のAとBの文章を読んで、後の問いに対する答えとして最もよいものを、1・2・3・4から一つ選びなさい。
WACANA / STIMULUS SOAL
A
雑談はいろいろな意見を交換し合うことによって、ヒントを得ようというスケールの大きな場である。そこにいる誰もが自由に発言する権利を持っている。仮に自分とは反対意見であっても、まずは聞くという姿勢を保つこと、心理学のカウンセリングと同じである。
そして相手の発言に対して、自分の意見を軽い気持ちで述べる、それが雑談である。
どんなに間違っている、バカバカしいと思われる意見であっても、いったんそれを受け入れること。「なぜあの人はこのような発言をするのか」と考えていくと、自分がそれまで見落としていたことがあることに気がつくこともある。
「話し上手は聞き上手」という言葉があるように、雑談では「いかに発言するか」よりも「いかに聞くか」が大切になる。
(多湖輝『人の心をつかむ「雑談力」情報が集まる「雑談力」』による)
B
雑談は無駄だという人がいるが、本当にそうだろうか。辞書を調べると「無駄話」という意味もあるが、「さまざまなことを気楽に話し合うこと」という意味もある。気楽な気持ちのとき、人は本音を話すものだ。バカらしいと思う話もあるかもしれないが、雑談の中から相手の人間性が見えてくる。
そうはいっても、気楽に話せる雰囲気を作るのは簡単なことではない。まずは、自分から話のきっかけになりそうな小さなエピソードを話そう。相手が話に乗って(注)きたと思ったら、そこで自分の本音を話してみよう。そうすれば、相手もやがて心を開いて話し始めるだろう。そうなれば、雑談も意味のある時間となる。
(注)話に乗る:ここでは、話に興味を持つ
1
雑談の良い点について、AとBはどのように述べているか。
1.
Aはお互いの考えを認め合えると述べ、Bは相手の人間性が見えてくると述べている。
2.
Aは相手と意見交換ができると述べ、Bはバカらしい話をしても受け入れてもらえると述べている。
3.
Aは自分が気づいていなかったことに気づけると述べ、Bは相手の本音を知ることができると述べている。
4.
Aは誰もが自由に意見を発言できると述べ、Bは相手と自分との共通点を見つけることができると述べている。
PENJELASAN SOAL:
Kunci jawaban nomor 3 benar karena teks A menyebutkan obrolan santai menyadarkan kita pada hal yang luput diperhatikan, sedangkan teks B menyebutkan obrolan santai membuat lawan bicara membuka hati sehingga kita mengetahui isi hatinya yang sebenarnya.
Soal ini menanyakan kelebihan atau manfaat (良い点) dari obrolan santai (雑談) menurut masing-masing penulis teks A dan B. Pada teks A, penulis menjelaskan bahwa dengan mendengarkan pendapat orang lain sekalipun tampak keliru, kita bisa menyadari hal-hal yang sebelumnya luput dari perhatian kita (自分がそれまで見落としていたことがあることに気がつくこともある). Ini merupakan nilai positif atau manfaat yang diperoleh. Pada teks B, penulis menyatakan bahwa saat suasana santai terbangun dan kita berbagi cerita jujur, lawan bicara pun akan membuka hati dan mengutarakan perasaan sejujurnya (相手もやがて心を開いて話し始めるだろう, 本音を話す), sehingga obrolan santai menjadi bermakna. Oleh karena itu, intisari kelebihan pada A adalah menyadari hal baru yang tak disadari, dan pada B adalah mengetahui isi hati sebenarnya dari lawan bicara.
Terjemahan: Mengenai kelebihan dari obrolan santai, bagaimana wacana A dan wacana B menyatakannya?
- 1Aはお互いの考えを認め合えると述べ、Bは相手の人間性が見えてくると述べている (A menyatakan bahwa kedua pihak bisa saling mengakui pemikiran masing-masing, dan B menyatakan bahwa kepribadian lawan bicara menjadi terlihat). Teks A memang menyebut pentingnya menerima pendapat orang lain, tetapi tidak mengatakan saling mengakui pemikiran; itu adalah sikap yang harus dijaga, bukan manfaat yang didapat. Bagian B tentang kepribadian memang sempat disinggung sekilas, tetapi bukan itu poin utama manfaat akhir obrolan bermakna yang disimpulkan di paragraf kedua wacana B.
- 2Aは相手と意見交換ができると述べ、Bはバカらしい話をしても受け入れてもらえると述べている (A menyatakan dapat bertukar pendapat dengan lawan bicara, dan B menyatakan sekalipun membicarakan hal konyol tetap akan diterima). Menukar pendapat pada A adalah definisi atau sifat dasar obrolan santai, bukan manfaat hasilnya. Menerima hal konyol justru adalah anjuran pada teks A untuk mendengarkan lawan bicara, bukan kelebihan menurut teks B.
- 3Aは自分が気づいていなかったことに気づけると述べ、Bは相手の本音を知ることができると述べている (A menyatakan bahwa kita bisa menyadari hal-hal yang sebelumnya tidak kita sadari, dan B menyatakan bahwa kita bisa mengetahui isi hati sebenarnya dari lawan bicara). Hal ini tepat sekali merangkum kalimat penutup penjelasan manfaat di teks A (自分がそれまで見落としていたことがあることに気がつく) dan tujuan akhir interaksi bermakna di teks B (相手もやがて心を開いて話し始める, 本音).
- 4Aは誰もが自由に意見を発言できると述べ、Bは相手と自分との共通点を見つけることができると述べている (A menyatakan siapa pun berhak mengutarakan pendapat secara bebas, dan B menyatakan dapat menemukan kesamaan antara lawan bicara dan diri sendiri). Bagian A menyebut hak bersuara bebas sebagai situasi obrolan santai, bukan keuntungan hasil obrolannya. Bagian B sama sekali tidak menyinggung soal menemukan kesamaan (共通点).
Poin:見落とす気がつく本音
2
雑談をするときの姿勢について、AとBはどのように述べているか。
1.
AもBも、相手の話をよく聞くことが大切だと述べている。
2.
AもBも、相手と自分が同じぐらいの割合で話すようにしようと述べている。
3.
Aは相手の話を聞くことが大切だと述べ、Bは自分から話すようにしようと述べている。
4.
Aは相手の発言の意図を考えることが大切だと述べ、Bはまずは相手に話をさせることが大切だと述べている。
PENJELASAN SOAL:
Teks A menekankan pentingnya mendengarkan orang lain daripada berbicara, sedangkan teks B menyarankan untuk memulai obrolan dari diri sendiri terlebih dahulu agar tercipta suasana santai.
Soal ini menanyakan bagaimana teks A dan B menjelaskan tentang 姿勢 (sikap mental/posisi bersikap) saat melakukan 雑談 (obrolan santai).
Pada teks A, penulis secara tegas menyimpulkan di akhir paragraf bahwa 雑談では「いかに発言するか」よりも「いかに聞くか」が大切になる (dalam obrolan santai, bagaimana cara mendengarkan menjadi lebih penting daripada bagaimana cara berpendapat). Penulis A juga menekankan perlunya mempertahankan sikap mendengarkan terlebih dahulu sekalipun pendapat lawan bicara berlawanan atau terkesan konyol.
Sementara itu, pada teks B, penulis membahas cara menciptakan suasana agar bisa mengobrol santai. Penulis B menyarankan 自分から話のきっかけになりそうな小さなエピソードを話そう (mari kita sendiri yang mulai bercerita tentang episode kecil yang bisa menjadi pemantik percakapan). Setelah lawan bicara tertarik, barulah kita mengungkapkan isi hati kita yang sebenarnya, sehingga lawan bicara pun ikut membuka hatinya.
Dengan demikian, perbandingan yang tepat adalah teks A menekankan pentingnya mendengarkan perkataan lawan bicara, sedangkan teks B mengajak pembaca untuk berinisiatif berbicara dari pihak diri sendiri terlebih dahulu. Hal ini tepat diungkapkan oleh pilihan 3.
Terjemahan: Mengenai sikap saat melakukan obrolan santai, bagaimana A dan B menyatakannya?
- 1AもBも、相手の話をよく聞くことが大切だと述べている (baik A maupun B menyatakan bahwa mendengarkan perkataan lawan bicara dengan baik itu penting). Pernyataan ini benar untuk A, tetapi salah untuk B. Teks B tidak berfokus pada pentingnya mendengarkan, melainkan menganjurkan agar kita sendiri yang berinisiatif memulai pembicaraan untuk membuka suasana.
- 2AもBも、相手と自分が同じぐらいの割合で話すようにしようと述べている (baik A maupun B menyatakan mari berbicara dengan porsi yang kurang lebih seimbang antara lawan bicara dan diri sendiri). Baik A maupun B sama sekali tidak menyinggung perihal pembagian porsi berbicara yang seimbang antara kedua belah pihak.
- 3Aは相手の話を聞くことが大切だと述べ、Bは自分から話すようにしようと述べている (A menyatakan bahwa mendengarkan cerita lawan bicara itu penting, dan B menyatakan mari mencoba berbicara dari diri sendiri). Teks A menegaskan pentingnya cara mendengarkan di atas cara berbicara, sedangkan teks B mengajak untuk memulai obrolan dengan menceritakan pengalaman dari diri sendiri sebagai pemantik obrolan santai.
- 4Aは相手の発言の意図を考えることが大切だと述べ、Bはまずは相手に話をさせることが大切だと述べている (A menyatakan bahwa memikirkan maksud dari perkataan lawan bicara itu penting, dan B menyatakan bahwa pertama-tama membiarkan lawan bicara berbicara itu penting). Teks B justru menyarankan agar kita sendiri yang pertama-tama berbicara, bukan membiarkan lawan bicara yang berbicara terlebih dahulu. Pada teks A pun poin utamanya bukan sekadar memikirkan maksud, melainkan sikap mendengarkan dan menerima perkataan lawan bicara.
Poin:対比姿勢聞き手話し手