N2Perbandingan 4 pola

Menambahkan hal lain: bakari ka, nomi narazu, ue ni, dan shikamo

Keempat pola sama-sama menambahkan informasi, tetapi titik tekannya berbeda. 〜ばかりか paling jelas menyoroti perluasan ke B yang lebih jauh atau mencolok. 〜のみならず menyatakan cakupan “tidak hanya A, tetapi juga B” dengan ragam lebih resmi. 〜上うえに menumpuk dua fakta yang searah untuk memperkuat penilaian. しかも adalah konjungsi antarkalimat atau antarklausa yang menambahkan fakta penting dan memperbesar bobot informasi sebelumnya.

Ringkasan perbedaan

  • Nuansa
    A bukan batas akhir; B ditampilkan sebagai tambahan yang lebih luas, lebih kuat, atau lebih mengejutkan. B sering disertai も, まで, atau さえ.
    Ragam
    Cenderung formal dan sering muncul dalam tulisan, penjelasan, atau pidato, walaupun tidak terbatas pada ragam tersebut.
    Batasan
    Melekat pada bentuk biasa verba dan kata sifat-i, pada kata sifat-na memakai な atau である, serta pada nomina langsung atau である. Paling cocok bila B benar-benar terasa sebagai perluasan dari A, bukan dua fakta sejajar tanpa peningkatan.
  • Nuansa
    Menyatakan “tidak hanya A, tetapi juga B” secara relatif objektif. Perluasan ke B tetap ada, tetapi kejutan atau peningkatan B biasanya tidak sekuat 〜ばかりか.
    Ragam
    Resmi dan lebih lazim dalam tulisan, laporan, pidato, serta penjelasan objektif. Dapat terdengar kaku dalam percakapan santai.
    Batasan
    Melekat pada bentuk biasa verba dan kata sifat-i. Kata sifat-na umumnya memakai であるのみならず, sedangkan nomina dapat langsung diikuti のみならず atau memakai であるのみならず. B harus menambahkan cakupan A, bukan membantahnya.
  • Nuansa
    Menumpuk fakta kedua pada fakta pertama, biasanya untuk membangun penilaian keseluruhan seperti “selain itu” atau “ditambah lagi”. Yang penting bukan cakupan A dan B, melainkan akumulasi alasan atau sifat yang searah.
    Ragam
    Netral hingga agak tertata, sehingga dapat dipakai dalam tulisan maupun percakapan yang tidak terlalu santai.
    Batasan
    Melekat pada bentuk biasa verba dan kata sifat-i, kata sifat-na dengan な atau である, serta nomina dengan の atau である. Kedua fakta biasanya searah, misalnya sama-sama positif atau sama-sama negatif. Tidak memakai だ上うえに.
  • Nuansa
    Menambahkan fakta kedua yang dianggap penting, mencolok, atau memperkuat informasi sebelumnya. Berbeda dari そして yang dapat sekadar melanjutkan urutan, しかも memberi kesan “terlebih lagi”.
    Ragam
    Netral dan dapat digunakan dalam percakapan maupun tulisan.
    Batasan
    Bukan akhiran yang melekat pada predikat, melainkan konjungsi yang menghubungkan kalimat atau klausa. Umumnya dipakai setelah satu pernyataan selesai, misalnya A. しかも、B. Kedua informasi biasanya searah, bukan berlawanan.

Kalimat kontras

Isi bagian kosong dengan tiap pilihan: ○ wajar, △ kurang wajar, ✕ salah.

  1. Kalimat 1

    この制度せいどは利用者りようしゃ 、職員しょくいんにも利益りえきがある.

    perluasan-cakupan-pihak

    • WajarばかりかMenekankan bahwa manfaatnya tidak berhenti pada pengguna, tetapi bahkan meluas kepada staf.
    • WajarのみならずBenar dan lebih resmi. Fokusnya lebih netral pada cakupan pengguna dan staf.
    • Salah上うえにNomina 利用者りようしゃ tidak dapat langsung diikuti 上うえに dalam struktur ini. Selain itu, pola ini tidak terutama menyatakan perluasan dari satu kelompok ke kelompok lain.
  2. Kalimat 2

    この宿やどは安やすい 、部屋へやも広ひろい.

    penumpukan-sifat-searah

    • Wajar上うえにPaling langsung menyatakan penumpukan dua kelebihan yang searah, yaitu murah dan kamarnya luas.
    • WajarばかりかBenar bila luasnya kamar ingin ditonjolkan sebagai tambahan yang lebih dari dugaan, bukan sekadar kelebihan kedua.
    • Kurang wajarのみならずSecara tata bahasa dapat dipakai, tetapi dalam kalimat promosi sederhana ini terasa lebih resmi dan kaku daripada 〜上うえに.
    • Salahしかもしかも tidak langsung melekat setelah bentuk い pada 安やすい.
  3. Kalimat 3

    この宿やどは安やすい。 、部屋へやも広ひろい.

    konjungsi-setelah-kalimat

    • WajarしかもMenghubungkan kalimat kedua sebagai tambahan yang memperkuat penilaian positif tentang penginapan.
    • Salah上うえに〜上うえに harus melekat pada unsur sebelum akhir kalimat, misalnya 安やすい上うえに.
    • Salahばかりか〜ばかりか juga harus melekat pada predikat atau nomina sebelum klausa berikutnya, bukan diletakkan setelah kalimat selesai.
    • Salahのみならず〜のみならず adalah pola yang melekat pada unsur A, sehingga tidak digunakan sebagai konjungsi bebas setelah tanda titik.

Pola yang dibandingkan

Konten: Nihongofy