N4Perbandingan 3 pola

Memberi dan menerima bantuan: te ageru, te kureru, dan te morau

Ketiganya menyatakan tindakan yang dipandang sebagai manfaat, tetapi sudut pandangnya berbeda. 〜てあげる berfokus pada pelaku yang memberi bantuan kepada orang lain. 〜てくれる berfokus pada orang lain yang berbuat baik untuk saya atau kelompok saya. 〜てもらう berfokus pada pihak yang menerima bantuan. Peristiwa yang sama dapat dinyatakan sebagai 先生せんせいが説明せつめいしてくれた atau 私わたしは先生せんせいに説明せつめいしてもらった.

Ringkasan perbedaan

  • Nuansa
    Subjek adalah pelaku yang melakukan tindakan demi penerima manfaat di luar dirinya. Pola ini menampilkan tindakan itu sebagai bantuan atau kebaikan yang diberikan. Penerima dapat ditandai dengan に atau のために, tetapi dapat juga tidak disebutkan bila jelas.
    Ragam
    Netral untuk teman, keluarga, atau orang yang kedudukannya setara atau lebih rendah. Saat berbicara tentang membantu atasan atau pelanggan, 〜てあげる dapat terdengar seolah-olah pelaku sedang memberikan kemurahan hati.
    Batasan
    Jangan gunakan bila subjek sebenarnya menerima manfaat. Pola ini juga tidak cocok sekadar karena tindakan dilakukan kepada seseorang; tindakan tersebut perlu dipahami sebagai bantuan bagi penerima. Untuk orang yang perlu dihormati, bentuk yang lebih hormat sering lebih tepat.
  • Nuansa
    Subjek adalah orang lain yang melakukan tindakan, sedangkan manfaatnya menuju saya atau orang dalam kelompok saya. Penerima manfaat sering tidak disebutkan, khususnya jika penerimanya adalah penutur. Fokusnya adalah bahwa tindakan orang lain diterima sebagai kebaikan.
    Ragam
    Netral dalam percakapan sehari-hari. Bentuk sopan seperti 〜てくれます dapat dipakai sesuai situasi. Jika pelakunya adalah orang yang perlu dihormati, 〜てくださる sering lebih sesuai.
    Batasan
    Tidak dipakai ketika saya sendiri melakukan bantuan untuk orang lain. Batas kelompok saya bergantung konteks, misalnya keluarga atau rekan satu tim dapat diperlakukan sebagai pihak yang dekat dengan penutur.
  • Nuansa
    Subjek atau topik adalah pihak yang menerima tindakan atau bantuan. Pelaku tindakan biasanya ditandai dengan に. Berbeda dari 〜てくれる, pola ini menonjolkan pengalaman penerima yang memperoleh atau mengatur agar bantuan tersebut dilakukan.
    Ragam
    Netral dalam percakapan sehari-hari, dengan bentuk sopan 〜てもらいます. Jika menerima tindakan dari orang yang perlu dihormati, 〜ていただく dapat menjadi pilihan yang lebih merendahkan diri.
    Batasan
    Jangan menandai pelaku dengan が sebagai subjek utama bila yang ingin ditekankan adalah penerima bantuan; dalam pola ini penerima menjadi topik atau subjek, sedangkan pelaku biasanya memakai に. Pola ini tidak sekadar melaporkan tindakan orang lain, tetapi memandangnya sebagai manfaat yang diterima.

Kalimat kontras

Isi bagian kosong dengan tiap pilihan: ○ wajar, △ kurang wajar, ✕ salah.

  1. Kalimat 1

    私わたしは困こまっている妹いもうとの宿題しゅくだいを手伝てつだって .

    Saya membantu adik yang sedang kesulitan mengerjakan PR.

    • WajarあげたSaya adalah pelaku yang memberi bantuan kepada adik.
    • Salahくれた〜てくれる memerlukan orang lain sebagai pelaku yang berbuat baik untuk saya atau kelompok saya.
    • Salahもらった〜てもらう akan mengubah makna menjadi saya menerima bantuan dari seseorang.
  2. Kalimat 2

    妹いもうとが私わたしの宿題しゅくだいを手伝てつだって .

    Adik membantu saya mengerjakan PR saya.

    • WajarくれたAdik adalah pelaku, dan saya adalah penerima manfaat yang tersirat.
    • Salahあげた〜てあげる menyatakan bahwa subjek memberi bantuan kepada pihak lain, bukan kepada saya sebagai penerima manfaat.
    • SalahもらったDengan 〜てもらう, subjek seharusnya menjadi pihak yang menerima bantuan, bukan 妹いもうと.
  3. Kalimat 3

    私わたしは妹いもうとに宿題しゅくだいを手伝てつだって .

    Saya mendapat bantuan adik untuk mengerjakan PR.

    • WajarもらったSaya adalah penerima bantuan, sedangkan adik sebagai pelaku ditandai dengan に.
    • Salahあげた〜てあげる akan membalik arah manfaat menjadi saya membantu adik.
    • SalahくれたUntuk 〜てくれる, penolong menjadi subjek dengan が atau は, misalnya 妹いもうとが手伝てつだってくれた; に tidak menandai pelaku pada susunan ini.

Pola yang dibandingkan

Konten: Nihongofy