N4Perbandingan 4 pola

Kalimat bersyarat: tara, ba, nara, dan to

Keempat pola dapat diterjemahkan sebagai "jika", tetapi titik tekannya berbeda. 〜たら cocok untuk syarat yang terpenuhi lalu peristiwa berikutnya terjadi, termasuk urutan "setelah". 〜ば menonjolkan hubungan syarat-akibat yang logis atau umum. 〜なら berangkat dari informasi, asumsi, atau pilihan yang sudah menjadi topik. 〜と terutama menyatakan hasil otomatis, kebiasaan tetap, atau konsekuensi faktual.

Ringkasan perbedaan

  • Nuansa
    〜たら menyatakan bahwa setelah kondisi atau peristiwa pertama terwujud, hasil berikutnya terjadi. Pola ini juga sering berarti "setelah ...". Bentuk た sebelum ら tidak selalu menunjukkan seluruh kalimat bermakna lampau.
    Ragam
    Netral dan sangat umum dalam percakapan maupun tulisan biasa. Fleksibel untuk kejadian konkret, rencana, permintaan, dan hasil yang tidak otomatis.
    Batasan
    Untuk kata kerja gunakan bentuk た + ら, seperti 行いったら, bukan 行いくたら. Bila ingin menekankan hukum tetap atau operasi otomatis, 〜と sering lebih tepat.
  • Nuansa
    〜ば menampilkan kondisi sebagai syarat logis bagi hasilnya: "apabila X terpenuhi, Y berlaku". Dibanding 〜たら, pola ini kurang menonjolkan urutan waktu konkret dan lebih menonjolkan hubungan bersyarat yang umum atau rasional.
    Ragam
    Netral, tetapi relatif lebih sering terasa formal, objektif, atau bernuansa penjelasan dibanding 〜たら. Lazim dalam penjelasan, aturan, dan pernyataan umum.
    Batasan
    Kata kerja memakai bentuk pengandaian, seperti 行いけば dan 行いかなければ; kata sifat-i memakai ~ければ, seperti 安やすければ. Dengan permintaan atau niat konkret, 〜ば kadang kurang alami daripada 〜たら atau 〜なら.
  • Nuansa
    〜なら berarti "kalau memang begitu" atau "kalau itu yang dimaksud". Syaratnya sering bukan peristiwa yang harus terjadi dahulu, melainkan informasi atau kemungkinan yang menjadi dasar saran, keputusan, permintaan, atau penilaian.
    Ragam
    Netral dan sangat lazim dalam dialog. Sering dipakai sebagai tanggapan terhadap ucapan lawan bicara, misalnya 京都きょうとへ行いくなら、この店みせがおすすめです.
    Batasan
    Setelah nomina dan kata sifat-na, gunakan なら tanpa だ, seperti 学生がくせいなら dan 静しずかなら. Setelah kata kerja dan kata sifat-i, gunakan bentuk biasa. Tanpa konteks yang relevan, 〜なら dapat terdengar seperti tanggapan atas hal yang belum disebutkan.
  • Nuansa
    〜と menyatakan bahwa begitu kondisi terjadi, hasilnya terjadi secara tetap, otomatis, alami, atau sebagai konsekuensi faktual. Pola ini cocok untuk cara kerja alat, fenomena alam, rute, dan kebiasaan berulang.
    Ragam
    Netral. Sangat umum dalam petunjuk, penjelasan mekanisme, fakta umum, dan deskripsi kebiasaan.
    Batasan
    Klausa setelah と biasanya bukan perintah, ajakan, permintaan, niat, atau keputusan bebas pembicara. Vないと dapat berarti "jika tidak ...", misalnya 薬くすりを飲のまないと熱ねつが下さがりません, dan tidak selalu berarti "harus".

Kalimat kontras

Isi bagian kosong dengan tiap pilihan: ○ wajar, △ kurang wajar, ✕ salah.

  1. Kalimat 1

    春はるに 、雪ゆきが溶とける.

    Untuk perubahan musim yang dipandang sebagai hasil alami dan tetap.

    • WajarなるとPaling tepat bila maksudnya hubungan yang teratur: saat musim semi tiba, salju mencair.
    • WajarなったらJuga alami, tetapi lebih menyoroti saat musim semi benar-benar tiba sebagai titik waktu.
    • Kurang wajarなるならSecara tata bahasa dapat dibentuk, tetapi tanpa konteks percakapan terdengar seolah-olah menanggapi asumsi khusus, bukan menyatakan fakta musiman umum.
  2. Kalimat 2

    京都きょうとへ 、この店みせに行いってください.

    Untuk saran atau permintaan berdasarkan rencana lawan bicara.

    • Wajar行いくならAlami sebagai tanggapan: kalau kamu memang akan pergi ke 京都きょうと, pergilah ke toko ini.
    • Wajar行いったらAlami bila maksudnya setelah tiba atau ketika sudah pergi ke 京都きょうと, lakukan tindakan berikutnya.
    • Kurang wajar行いけばDapat dipahami, tetapi dengan permintaan konkret ini biasanya kurang alami daripada 〜なら atau 〜たら.
    • Salah行いくと〜と tidak dipakai ketika klausa hasilnya berupa permintaan kepada lawan bicara.
  3. Kalimat 3

    駅えきに 、電話でんわしてください.

    Untuk meminta tindakan setelah seseorang tiba di stasiun.

    • Wajar着ついたらBentuk yang paling wajar untuk "setelah atau ketika tiba di stasiun, tolong telepon".
    • Kurang wajar着つけばMaknanya dapat dipahami, tetapi kombinasi syarat 〜ば dengan permintaan konkret ini cenderung kurang alami.
    • Salah着つくとKlausa setelah 〜と berupa permintaan, sehingga tidak sesuai.
  4. Kalimat 4

    このボタンを 、ドアが開あく.

    Untuk menjelaskan cara kerja alat.

    • Wajar押おすとMenyatakan hasil otomatis: menekan tombol menyebabkan pintu terbuka.
    • Wajar押おしたらDapat dipakai untuk satu kejadian tertentu, dengan fokus bahwa pintu terbuka setelah tombol ditekan.
    • Kurang wajar押おすならMemerlukan konteks seperti peringatan atau tanggapan terhadap rencana seseorang untuk menekan tombol.

Pola yang dibandingkan

Konten: Nihongofy